Video memperlihatkan pendaki diduga membawa senapan angin di Jalur Pendakian Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Saat ini tim Balai Registrasi Gunung Api Dempo (Brigade) bersama petuga Basarnas dan TNI masih melakukan penelusuran untuk memastikan keamanan bagi para pendaki lainnya.
Adanya pendaki yang naik membawa senapan angin diperoleh dari seorang pendaki berinisial G, asal Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, yang mengaku berpapasan langsung dengan pendaki yang diduga membawa senapan angin saat dirinya turun dari Gunung Dempo.
"Saya ketemu itu di Pos 2 saya lagi santai. Terus dia datang dan langsung dientakinyo (menghentakan) senapan itu. Terus dia nanya orang Palembang? Saya mau cari orang Palembang katanya, kabut seperti ini karena ada orang Palembang yang ngomong kotor di atas ini," ujar G dari video yang beredar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut G, orang tersebut kembali berjalan ke atas dan sempat berpapasan dengan seorang pendaki wanita. Menurut keterangan wanita tersebut, pria yang membawa senapan itu mengaku sebagai juru kunci dan hendak mencari tumbal.
"Akuni (saya ini) juru kunci, terus ada cewek juga turun dan ngomong ada uwak-uwak (paman) membawa senapan, dia (pria bawa senapan) bilang mau cari tumbal, ada orang Palembang ngomong kotor," lanjut G.
Ketua Brigade Dian Saputra mengatakan saat ini pihaknya bersama Basarnas, TNI maupun Polri masih melakukan pendalaman dan melakukan pendakian ke Gunung Dempo untuk mencari keberadaan pria tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang," ujarnya, Senin (27/7/2026).
Untuk memastikan kesaksian dan memberikan rasa aman, tim gabungan langsung bergerak melakukan pendakian guna mengamankan pria tersebut.
"Saat ini tim gabungan sudah menyusul untuk memastikan kebenaran informasi tersebut," kata Sekretaris Brigade Desta Ndruru saat dikonfirmasi, Senin.
