Kebakaran terjadi SMP Negeri 19 yang berada di Kelurahan Padang Serai, Kota Bengkulu, Jumat (24/7/2026). Dalam kejadian itu, tujuh ruang kelas dan satu ruangan gudang ludes terbakar.
Sejumlah armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.
Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu Yuliansyah mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu percikan api yang berasal dari aktivitas pembakaran di luar lingkungan sekolah. Percikan tersebut kemudian terbawa angin dan menyambar bagian bangunan sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dugaan sementara api berasal dari pembakaran di luar sekolah. Percikan atau bunga api kemudian menyambar bangunan yang memiliki material mudah terbakar sehingga api cepat membesar," kata Yuliansyah, Jumat (24/7/2026).
Yuliansyah menjelaskan, begitu menerima laporan dari warga, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan lokalisasi untuk mencegah api merembet ke seluruh kompleks sekolah.
"Begitu mendapat laporan, personel langsung bergerak ke lokasi. Langkah pertama yang kami lakukan adalah melokalisasi area kebakaran, kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan," jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran terjadi setelah seluruh kegiatan belajar mengajar selesai sehingga tidak ada siswa maupun guru yang berada di dalam gedung saat api berkobar.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara itu, total kerugian akibat musibah tersebut masih didata oleh pihak terkait.
(csb/csb)
