Ikhtiar Cegah Bencana Asap di Sumsel Akibat Karhutla Lewat Doa Bersama

Sumatera Selatan

Ikhtiar Cegah Bencana Asap di Sumsel Akibat Karhutla Lewat Doa Bersama

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 23 Jul 2026 17:01 WIB
Warga Palembang memanjatkan doa bersama untuk mencegah bencana asap akibat karhutla
Foto: Warga Palembang memanjatkan doa bersama untuk mencegah bencana asap akibat karhutla (Dok. Istimewa)
Palembang -

Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan tak hanya dengan patroli, deteksi dini, pemantauan titik panas, serta kesiapan personel dan peralatan. Pelaksanaan salawat dan doa bersama juga dilakukan sebagai ikhtiar menghadapi ancaman karhutla.

"Berangkat dari kepedulian terhadap potensi karhutla, secara spontan kami berinisiatif bersama Ponpes Aulia Cendekia menggelar kegiatan salawat dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon perlindungan Allah SWT agar Sumsel terhindar dari karhutla," ujar Ketua Paguyuban Sinar Mas Sumsel, Iwan Setiawan, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, bahwa menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan melalui berbagai bentuk ikhtiar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai manusia, kita memiliki kemampuan untuk berikhtiar. Kita melakukan patroli, meningkatkan pengawasan, menyiapkan peralatan, mengedukasi masyarakat, dan memperkuat kolaborasi. Namun pada akhirnya kita semua menyadari bahwa ada satu kekuatan yang berada di atas segala ikhtiar manusia, yaitu pertolongan Allah SWT," katanya.

Kegiatan itu, katanya menjadi pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga alam. Pihaknya juga aga dijauhkan dari musibah karhutla.

ADVERTISEMENT

"Kami mengajak seluruh perusahaan anggota Paguyuban Sinar Mas Sumsel untuk terus memperkuat komitmen menjaga kawasan kerja masing-masing serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga setiap ikhtiar menjaga hutan menjadi amal jariyah yang dicatat oleh Allah SWT," kata Iwan.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendekia KH Hendra Zainuddin Al Qodiri berharap kegiatan yang dilakukan dapat menjauhkan Sumsel dari bencana karhutla.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian karhutla dapat diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan, yang diiringi ikhtiar di lapangan serta doa untuk keselamatan bersama.

Suasana khidmat semakin terasa ketika pembacaan doa bersama berlangsung, Rabu (22/7), karena hujan turun dan semakin deras hingga acara selesai.

"Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan Sumsel senantiasa terhindar dari ancaman karhutla sehingga hutan tetap lestari, lingkungan tetap terjaga, serta menjadi warisan berharga bagi generasi penerus bangsa," imbuhnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads