Herman Deru Dorong Produksi-Persingkat Masa Tanam Padi Semende

Sumatera Selatan

Herman Deru Dorong Produksi-Persingkat Masa Tanam Padi Semende

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Senin, 20 Jul 2026 13:30 WIB
Herman Deru menghadiri Panen Padi Tunggu Tubang di Muara Enim
Herman Deru saat Panen Padi Tunggu Tubang di Muara Enim. (Foto: Dok. Pemprov Sumsel)
Muara Enim -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta agar produktivitas padi khas Semende terus ditingkatkan melalui inovasi teknologi dengan menggandeng BRIN dan BRIDA. Masa tanam padi yang mencapai 9 bulan perlu dipersingkat tanpa menghilangkan keaslian varietas lokal seperti Jambu Teras dan Selebur Rimbe.

"Saya ingin produktivitas ini meningkat dengan memperpendek usia tanam varietas ini. Coba bekerja sama dengan BRIN dan BRIDA untuk menemukan inovasi varietas baru tanpa mengabaikan varietas aslinya. Identitas daerah tetap terjaga, tetapi hasil produksi petani bisa lebih besar," ujar Deru saat Panen Padi Tunggu Tubang dan Syukuran di Desa Tebing Abang, Kecamatan Semende Darat Tengah, Muara Enim, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan, keberhasilan Sumsel meraih predikat sebagai provinsi dengan produktivitas pertanian tertinggi ketiga di Indonesia merupakan hasil kerja keras para petani. Termasuk petani Semende yang tetap mempertahankan varietas lokal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awal tahun 2026 saya diundang Presiden di Karawang saat Sumsel mendapat predikat sebagai provinsi dengan produktivitas pertanian tertinggi ketiga se-Indonesia. Salah satu penyumbangnya adalah petani Semende yang tetap menjaga varietas lokal sebagai warisan nenek moyang," katanya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Muara Enim memiliki potensi sebagai salah satu penyangga pangan nasional apabila didukung semangat petani, kebijakan pemerintah, dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Dalam panen padi itu, Deru juga memenuhi permintaan bantuan traktor kepada kelompok tani di Desa Tebing Abang.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Sumarni mengatakan panen padi dilakukan di lahan seluas 18 hektare dengan varietas lokal Selebur Rimbe dan Jambu Teras. Keduanya telah resmi terdaftar sebagai varietas unggul lokal pada April 2025.

Kawasan Semende, katanya, merupakan salah satu lumbung pangan Muara Enim sekaligus daerah penghasil kopi yang memiliki potensi besar mendukung ketahanan pangan Sumsel.

"Kami berkomitmen menjadikan Muara Enim sebagai penyuplai pangan Sumsel dan mendukung cita-cita lumbung pangan nasional," katanya.



(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads