Perbaikan Pipa Transmisi Kenten Laut Rampung, Air Bersih Ngalir Lagi

Sumatera Selatan

Perbaikan Pipa Transmisi Kenten Laut Rampung, Air Bersih Ngalir Lagi

Irawan - detikSumbagsel
Jumat, 17 Jul 2026 23:00 WIB
Proses perbaikan pipa Tirta Betuah Banyuasin yang bocor
Proses perbaikan pipa Tirta Betuah Banyuasin yang bocor (Foto: Istimewa/Tirta Betuah Banyuasin)
Banyuasin -

Perumda Tirta Betuah Banyuasin memastikan perbaikan pipa transmisi yang mengalami kerusakan di tiga titik di kawasan Merah Mata telah rampung. Saat ini, distribusi air bersih ke pelanggan di Kelurahan Kenten Laut memasuki tahap normalisasi.

Direktur Utama Perumda Tirta Betuah Banyuasin, Hendra Gunawan, mengatakan perbaikan pipa yang terlepas selesai dikerjakan pada Kamis (16/7) malam. Setelah itu, pihaknya melakukan proses normalisasi tekanan air sebelum distribusi kembali berjalan penuh.

"Alhamdulillah, perbaikan pipa yang terlepas sudah selesai tadi malam. Kini 4.000 pelanggan di Kenten Laut sudah bisa menikmati kembali air bersih," katanya kepada wartawan Jumat (17/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendra menjelaskan gangguan distribusi air terjadi akibat pecahnya pipa pada jalur transmisi Kenten Laut di kawasan Merah Mata. Kondisi medan yang didominasi rawa membuat pipa tidak tertanam di dalam tanah sehingga lebih rentan bergeser saat tekanan air meningkat.

Ia berharap proses normalisasi berjalan lancar sehingga tidak ada lagi kebocoran pada jaringan pipa transmisi.

ADVERTISEMENT

"Kami berharap tidak ada kebocoran lagi. Menghadapi musim kemarau, kami sudah menetapkan status siaga satu karena debit air mulai surut. Tim juga kami siagakan untuk mengantisipasi dan mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan pada pipa-pipa transmisi di kawasan Merah Mata maupun Kenten Laut," ungkapnya.

Hendra juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat terganggunya pasokan air bersih.

"Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Kami sudah mengupayakan secepat mungkin agar suplai air kembali stabil," pungkasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads