Wanita di PALI Bakar Rumah Mantan Mertua, Nyaris Dimassa Saat Ditangkap

Sumatera Selatan

Wanita di PALI Bakar Rumah Mantan Mertua, Nyaris Dimassa Saat Ditangkap

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Kamis, 09 Jul 2026 05:30 WIB
Wanita di PALI diamankan usai membakar rumah mantan mertuanya
Foto: Wanita di PALI diamankan usai membakar rumah mantan mertuanya (Dok. Istimewa)
PALI -

Seorang wanita di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, diamankan polisi setelah ketahuan membakar rumah mantan mertuanya, Ahmad Yupan (55). Pelaku bernama Ayu Lestari (30) ditangkap usai menyerahkan diri ke kepala desa setempat.

Saat akan dibawa ke Polres PALI, puluhan warga Desa Tambak tengah berkumpul di Kantor Kepala Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara PALI. Saat pelaku keluar mereka ingin menghajar pelaku, karena kesal telah melakukan pembakaran di rumah mantan mertuanya.

Kasatreskrim Polres PALI, AKP Doby Heriyandri Pratama membenarkan jika pelaku sudah berhasil diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan terkait kejadian siang tadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah diamankan di Polres,saat ini masih dalam pemeriksaan terkait motif pelaku membakar rumah mantan mertuanya," katanya, Rabu (8/7/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Desa Tambak, Penukal Utara, PALI Sumatera Selatan, Rabu (8/7/2026). Api baru dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dibantu warga setempat.

ADVERTISEMENT

Informasi yang dihimpun, pelaku datang dari kampungnya di desa sebelah menggunakan motor menuju rumah korban. Dalam perjalanan, dia membeli 5 liter Pertalite dan korek api di warung tetangga pagi tadi.

Bahan bakar itu dimasukkan dalam dirigen cukup besar dan singgah ke rumah korban. Saat itu, pelaku juga memegang sebilah parang.

Tak lama kemudian, pelaku membakar bagian kamar dan api dengan cepat membesar. Pelaku langsung kabur begitu melihat warga berdatangan ke lokasi. Pelaku diamankan warga dan selanjutnya diserahkan ke kantor polisi. Sementara kerugian korban sekitar Rp 100 juta akibat kebakaran rumahnya.

"Saat ini kami masih meminta buku nikah kepada pelaku. Karena informasinya pelaku adalah mantan menantu korban," ujarnya.

Dobi menyebut tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Sejumlah saksi mata mengakui melihat kedatangan pelaku ke TKP dan selanjutnya melihat api membesar lalu pelaku melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap warga.

"Pelaku kabur karena takut diamuk massa. Untuk situasi sekarang sudah kondusif," pungkas Dobi.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads