Herman Deru Sosialisasikan Sumsel Health Tourism ke Luar Daerah

Sumatera Selatan

Herman Deru Sosialisasikan Sumsel Health Tourism ke Luar Daerah

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 05 Jul 2026 14:00 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memperluas sosialisasi Program Sumsel Health Tourism kepada masyarakat di luar daerah. Program itu digalakkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi di Sumsel.

"Saya serius menyosialisasikan program ini di berbagai daerah yang banyak dihuni masyarakat Sumsel. Saya ingin seluruh masyarakat Sumsel, termasuk mahasiswa yang sedang menimba ilmu di luar daerah, mengetahui dan memahami arah pembangunan yang sedang kita lakukan," ujarnya saat sosialisasi dengan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumsel Yogyakarta dan masyarakat Sumsel di Yogyakarta, Jumat (3/7/2026).

Deru menegaskan bahwa Sumsel Health Tourism merupakan salah satu program unggulan dalam mewujudkan visi Sumsel Maju untuk Semua. Yogyakarta dipilih karena merupakan kota pendidikan yang menjadi tempat berkumpulnya ribuan mahasiswa asal Sumsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yogyakarta adalah kota pendidikan. Di sini banyak putra-putri terbaik Sumsel yang sedang belajar dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Saya ingin kalian mengetahui bahwa Sumsel saat ini sedang bergerak dan terus berbenah, termasuk dalam mewujudkan cita-cita sebagai Provinsi Health Tourism," katanya.

Dia menilai mahasiswa merupakan aset penting pembangunan daerah karena memiliki kapasitas sebagai agen perubahan, sekaligus calon pemimpin masa depan. Deru juga mengingatkan kekayaan SDA dan potensi Sumsel harus dikelola oleh generasi yang memiliki kompetensi dan ilmu pengetahuan.

ADVERTISEMENT

"Banyak yang mengatakan Sumsel kaya. Kaya SDA, kaya potensi, dan kaya budaya. Namun, apabila kekayaan itu tidak dikelola dengan benar dan tidak dibekali ilmu pengetahuan, pada akhirnya akan dikelola orang lain. Karena itu, kalianlah yang harus mempersiapkan diri menjadi pengelola kekayaan daerah sendiri," ungkapnya.

Ia mengajak mahasiswa untuk terus menumbuhkan rasa memiliki dan berkontribusi bagi daerah, meskipun sedang belajar maupun bekerja di luar Sumsel.

"Tanamkan rasa memiliki yang tinggi terhadap Sumsel. Jangan pernah merasa asing dengan daerah sendiri. Jika saat ini kalian sedang belajar atau bahkan nantinya mengabdi di tempat lain, paling tidak sumbangkan pemikiran, ide, dan kontribusi untuk membangun Sumsel. Kita harus bangga menjadi orang Sumsel," ujarnya.

Selain menjadi agen perubahan, Deru juga mengajak mahasiswa menjadi duta pembangunan yang memperkenalkan berbagai potensi Sumsel, khususnya perkembangan sektor kesehatan.

Menurutnya, Pemprov Sumsel terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar mampu bersaing dengan daerah lain, maupun luar negeri.

"Program Health Tourism ini bukan sekadar slogan. Kita ingin membangun kepercayaan masyarakat bahwa pelayanan kesehatan di Sumsel mampu memberikan pelayanan terbaik. Kita ingin masyarakat tidak lagi berpikir harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman menambahkan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, akses fasilitas kesehatan, pengadaan alat kesehatan, hingga peningkatan kapasitas SDM terus dilakukan.

"Selain itu, pemerintah terus meningkatkan kualitas rumah sakit dan menghadirkan layanan unggulan, termasuk Medical Check Up (MCU), agar masyarakat Sumsel memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus berobat ke luar negeri," imbuhnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads