Siswa baru tahun ajaran 2026/2027 di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat wajib mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Lantas, apa itu MPLS sebenarnya?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadwalkan kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari. Untuk ketentuan tanggalnya yakni pada minggu pertama awal tahun ajaran baru. Biasanya setiap sekolah akan mengumumkan kepada siswa baru perihal jadwal dan kegiatan MPLS.
Bagi yang belum mengetahui tentang MPLS secara mendalam bisa menyimak rangkuman berikut ini. Ketahui arti, materi dan contoh kegiatan, serta aturan di tahun 2026. Yuk, simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu MPLS?
Dalam pelaksanaannya, MPLS diselenggarakan oleh satuan pendidikan pada awal tahun ajaran baru. Ada tiga tahapan dalam melaksanakan kegiatan tersebut yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan.
Tahapan perencanaan mencakup pembentukan panitia MPLS oleh kepala sekolah, menyusun program yang memuat berbagai kegiatan, rencana pelaksanaan, serta sosialisasi kepada orang tua atau wali murid.
Tahapan pelaksanaan adalah siswa baru mengikuti kegiatan selama lima hari dari awal hingga selesai. Kemudian, tahapan setelah MPLS berupa evaluasi dan pelaporan kepada dinas pendidikan setempat sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Tujuan MPLS
MPLS termasuk bagian dari proses adaptasi peserta didik pada masa perkenalan. Ini merupakan gerbang awal peserta didik dalam melakukan transisi dari rumah ke lingkungan sekolah. Adapun tujuannya sebagai berikut:
- Mengenali potensi diri siswa baru
- Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitar
- Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif yang menyenangkan bagi peserta didik
- Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya
- Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati dan semangat gotong royong
Materi MPLS 2026
Dalam setiap pelaksanaan MPLS terdapat ketentuan materi sebagai acuan untuk memilih jenis kegiatan yang akan digelar. Secara umum ada beberapa ketentuan materinya yakni:
1. Materi Wajib
- Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
- Pagi Ceria
- Sopan dan santun bermedia sosial
- Budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun)
2. Materi Pilihan
Berdasarkan Pasal 13 Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 disebutkan materi pilihan merupakan kegiatan yang digelar sesuai dengan ciri khas dan kebutuhan sekolah masing-masing.
Seluruh materi tersebut dirancang untuk membangun lingkungan belajar yang ramah, mendukung perkembangan karakter peserta didik, serta memperkenalkan potensi diri, warga sekolah, kurikulum, dan lingkungan kepada murid baru.
Contoh Kegiatan MPLS Sekolah
Dilansir laman SMAN 2 Jogja dan SMA Cenderawasih, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan pada masa pengenalan sekolah. Kegiatan MPLS ini bertujuan untuk membangun interaksi antar siswa baru dengan guru dan fasilitas yang ada di sekolah. Inilah contoh kegiatan seru yang bisa dipilih.
1. Diskusi Konseling
Untuk siswa SD bisa diajak bercerita berantai tentang perasaan menjadi peserta didik baru. Setiap siswa bisa memberikan respon dan semangat satu sama lain. Kegiatan ini bisa melibatkan guru BK atau wali kelas. Formatnya tidak perlu formal bisa dibuat seperti sharing circle.
2. Mengenalkan Kegiatan Ekstrakurikuler
Mengenalkan ekstrakurikuler saat MPS bisa dibuat menarik, interaktif, dan berkesan. Tujuannya supaya siswa baru tertarik untuk ikut dan paham jenis kegiatan yang tersedia. Sekolah bisa menyediakan booth atau tenan untuk setiap ekstrakurikuler menunjukkan prestasi dan kegiatan yang pernah dilakukan.
3. Mengajak Siswa Aktif Diskusi
Siswa baru biasanya lebih banyak ingin tahu sehingga cocok untuk diajak diskusi. Ini bisa membangun kepercayaan diri, melatih keberanian bicara, dan membuat mereka merasa dilibatkan sejak hari pertama.
Sesuaikan dengan usia siswa, untuk SD bisa diskusi dengan cerita bergambar. Siswa SMP bisa diajak ngobrol santai tentang sekolah impian dan yang SMA diskusi terbuka tentang harapan dan tantangan yang pernah dilalui.
4. Tur Keliling Sekolah
Kegiatan tur bisa dimulai dari mengelilingi sekolah sambil memecahkan teka-teki di setiap pos. Tujuannya untuk mengenal lingkungan sekolah dan staf yang bekerja.
5. Menjelaskan Fasilitas yang Ada
Siswa baru perlu tahu fasilitas yang ada di sekolah sehingga bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Menjelaskan fasilitas yang ada bisa menggunakan konsep petualangan mini atau tanya jawab seru yang bisa membangkitkan semangat siswa.
Aturan MPLS 2026 Resmi Kemendikdasmen
Ketentuan pelaksanaan MPLS tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK tahun 2026 tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026. Regulasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif melalui kegiatan MPLS yang efektif, transparan, dan akuntabel.
MPLS dilaksanakan oleh satuan pendidikan pada awal tahun ajaran baru melalui tiga tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Setiap tahapan memiliki rentang waktu dan ketentuan tersendiri.
Melalui regulasi ini, pemerintah secara tegas melarang praktik perpeloncoan, segala bentuk kekerasan, pungutan biaya, penggunaan atribut yang tidak edukatif, serta kegiatan yang tidak relevan dengan tujuan MPLS. Dalam pelaksanaannya tidak melibatkan alumni.
Apabila melanggar, maka akan dikenakan sanksi administratif kepada panitia yang melaksanakan serta penghentian MPLS. Adanya aturan ini, diharapkan MPLS dapat menjadi sarana yang aman, inklusif, edukatif, dan menyenangkan.
Itulah ulasan lengkap untuk menjawab pertanyaan mengenai apa itu MPLS, lengkap dengan penjabaran tahapan, contoh kegiatan seru, dan aturan hukumnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, detikers!
Simak Video "Video: Gara-gara Twibbon MPLS Viral, SMK PGRI 5 Denpasar Ditegur Disdikpora Bali"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)
