DimasRamadhoni (24), pemuda asal Desa Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi, yang hilang saat memancing di Sungai Batang Tembesi ditemukan tewas. Jenazah korban telah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.
"Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 17 kilometer dari lokasi awal korban diduga tenggelam," kata Komandan Pos SAR Bungo, M. Andri, Kamis (28/5/2026).
Andri menyebut jenazah korban ditemukan di Desa Jelutih, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung dilaporkan oleh Tim SAR untuk dievakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.
Pencarian terhadap korban melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya 7 personel Rescue Pos SAR Bungo, 6 anggota BPBD Sarolangun, 2 personel Polsek Mandiangin, 2 personel TNI, 4 anggota SAR MTA, 3 personel Damkar Mandiangin, serta dibantu oleh masyarakat setempat. Dengan ditemukannya jasad korban, Operasi SAR dinyatakan selesai.
"Operasi resmi untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih," pungkasnya
Diberitakan sebelumnya, Dimas Ramadhoni (24), pemuda warga Desa Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi, dilaporkan hilang usai tak kunjung pulang dari pergi memancing. Tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi, mengatakan bahwa Dimas pamit pergi memancing kepada orang tuanya pada Jumat (22/5/2026). Kemudian, keluarga curiga karena korban tak kunjung pulang.
Saat ditelusuri ke Sungai Batang Tembesi, lokasi korban memancing, pihak keluarga hanya menemukan sepeda motor, handphone, dan alas kaki milik korban yang tertinggal di lokasi tempatnya memancing.
"Korban dilaporkan hilang dan diduga kuat tenggelam saat memancing di aliran Sungai Batang Tembesi," kata Lutfi dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
