Pemuda Sarolangun Hilang Saat Mancing di Sungai Batang Tembesi

Jambi

Pemuda Sarolangun Hilang Saat Mancing di Sungai Batang Tembesi

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Selasa, 26 Mei 2026 06:31 WIB
Tim SAR saat melakukan pencarian pemancing hilang di Sungai Batang Tembesi, Sarolangun, Jambi
Foto: Tim SAR saat melakukan pencarian pemancing hilang di Sungai Batang Tembesi, Sarolangun, Jambi (Dok. Basarnas Jambi)
Sarolangun -

Dimas Ramadhoni (24), pemuda asal Desa Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi, dilaporkan hilang usai tak kunjung pulang dari pergi memancing. Tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi, mengatakan bahwa Dimas pamit pergi memancing kepada orang tuanya pada Jumat (22/5/2026). Kemudian, keluarga curiga karena korban tak kunjung pulang.

Saat ditelusuri ke Sungai Batang Tembesi, lokasi korban memancing, pihak keluarga hanya menemukan sepeda motor, handphone, dan alas kaki milik korban yang tertinggal di lokasi tempatnya memancing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban dilaporkan hilang dan diduga kuat tenggelam saat memancing di aliran Sungai Batang Tembesi," kata Lutfi dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Pihak keluarga sempat melakukan upaya pencarian mandiri, namun korban belum juga ditemukan. Akhirnya, informasi tersebut diteruskan ke pihak terkait.

ADVERTISEMENT

Tim SAR melalui BPBD Sarolangun mendapat laporan pada Minggu (24/5/2026) dan diteruskan ke Kantor SAR Jambi. Selanjutnya, Tim Pos SAR Bungo dikerahkan untuk melakukan penyisiran di lokasi diduga korban tenggelam.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Bungo, BPBD Sarolangun, serta dibantu masyarakat setempat langsung bergerak melakukan penyisiran berdasarkan rencana operasi. Untuk memaksimalkan area pencarian, tim membagi 3 penyisiran sejauh 9 kilometer ke hilir menggunakan perahu karet dari Basarnas dan BPBD.

"Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menyisir aliran Sungai Batang Tembesi," ujar Lutfi.

Dalam operasi ini, sejumlah alat utama (Alut) dan peralatan SAR (Palsar) diterjunkan, di antaranya kendaraan taktis rescue car, perahu karet (Landing Craft Rubber), peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan evakuasi.

"Seluruh unsur di lapangan tetap mengutamakan keselamatan dan koordinasi yang solid demi menemukan keberadaan korban," pungkasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads