Pejabat Kementerian HAM Tewas di Kosan Palembang, Ini Kata Kakanwil

Sumatera Selatan

Pejabat Kementerian HAM Tewas di Kosan Palembang, Ini Kata Kakanwil

Prima Syahbana - detikSumbagsel
Selasa, 12 Mei 2026 16:40 WIB
Lokasi kosan tempat ditemukannya pejabat Kementerian HAM ditemukan tewas.
Lokasi kosan tempat ditemukannya pejabat Kementerian HAM ditemukan tewas. (Foto. Prima Syahbana)
Palembang -

Pejabat Kementerian HAM berinisial MY (39) ditemukan tewas di kamar kosnya Palembang, Sumatera Selatan. Korban diduga meninggal karena sakit.

Jasad korban ditemukan terbujur di kamar kosnya Jalan Ariodilah 1, Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang, Selasa (12/5/2025) sekitar pukul 11.43 WIB. Kematian korban sempat membuat henoh warga sekitar.

Kakannwil Kemen HAM Sumsel Bengkulu Hendry Marulitua membenarkan jika mayat tersebut merupakan stafnya. Kata dia, MY merupakan warga Jakarta dan sudah bertugas di Palembang sekitar 1 tahun 6 bulan.

"Benar, saya turut berduka cita atas meninggalnya salah satu staf kami, pejabat kami, Kabid Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia," katanya saat ditemui detikSumbagsel di TKP, Selasa (12/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia ditemukan di kamar kosnya oleh OB (office boy)nya, sekitar pukul 11.43 WIB tadi yang dampingin beliau ini adalah OB, ada OB dari kantor yag monitor dia, terus tadi dia ngasih tau ke kantor kondisi beliau lagi kritis gitu," katanya.

Saat ditemukan meninggal, Hendry memastikan tidak ada kejanggalan pada jenazah korban seperti dugaan bekas penganiayaan dan laim sebagainya.

ADVERTISEMENT

"Sementara tidak ada (bekas tanda penganiayaan pada jasad almarhum), hanya ada bekas kerokan saja. Sementara (penyebab meninggal) seperti karena sakit," katanya.

Sebelum meninggal, dia menjelaskan, MY sempat datang ke kantor bekerja seperti biasa. Namun, tiba-tiba dia merasa tidak enak badan dan pulang ke rumah ditemani OB.

"Jadi, memang pada hari ini tadi beliau sempat ke kantor. Mungkin dalam kondisi badannya agak kurang sehat, terus minta bantu untuk diurutkan (dipijat) dan dari kantor kembali ke kosannya," katanya.

Setelah proses identifikasi jenazah oleh tim medis dan pihak kepolisian rampung, jenazah dibawa ke RSMH Palembang, untuk nantinya diserahkan ke pihak keluarga.

"Iya, untuk jenazah dibawa ke rumah sakit umum (RSMH). Nah (terkait jenazah akan divisum atau diautopsi atau tidak) ini kita serahkan ke pihak keluarga," katanya.

Sementara itu, Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Adityan Ammar Syahputra mengatakan semula kepolisian mendapat laporan penemuan jenazah laki-laki dan langsung dilakukan pengecekan di TKP.

Dari fisik jenazah, Ammar menduga korban memang meninggal dunia karena sakit. Namun untuk penyebab pastinya, Ammar mengaku belum dapat menjelaskan.

"Untuk sementara jenazah diduga meninggal karena sakit, karena ditemukan sejumlah tanda kerokan di punggung korban," jelasnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads