Sebanyak delapan rumah dan satu gudang besi bekas di Palembang, Sumatera Selatan, ludes terbakar. Diduga kebakaran itu terjadi akibat LPG meledak dari salah satu rumah yang terbakar tersebut.
Selain delapan rumah dan gudang yang terbakar, dua rumah ikut terdampak dalam kejadian itu. Beruntung, tidak ada korban korban jiwa dalam peristiwa itu.
Peristiwa kebakaran itu terjadi di Jalan Sultan Agung RT 13 RW 03, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebakaran diduga dipicu ledakan LPG dari salah satu rumah warga," kata Pamapta Polretabes Palembang Ipda Ammar Aditian
Menurut Ammar dugaan sementara api berasal dari ledakan LPG di rumah milik Amin. Saat itu, Amin sedang memasak untuk keperluan warung lalu ditinggal salat Isya ke masjid.
Saat itu, warga sempat mendengar tiga kali ledakan dari rumah korban sebelum api membesar dan cepat menjalar ke bangunan lainnya di sekitarnya.
"Karena lokasi berada di kawasan padat penduduk, api cepat menyebar ke rumah dan gudang di sekitar TKP," katanya.
Ammar mengatakan, sebanyak 10 unit mobil kebakaran diterjunkan ke lokasi. Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala lantaran akses jalan dipenuhinya warga yang menyaksikan kebakaran.
"Petugas damkar sempat kesulitan masuk lokasi karena ramainya warga. Api juga sempat beberapa kali padam dan menyala kembali," ungkapnya.
Adapun bangunan yang terbakar terdiri dari delapan rumah dan satu gudang besi bekas. Sementara dua rumah lainnya terdampak akibat kebakaran tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian materiil hingga kini masih di data petugas kepolisian dan pemerintah setempat.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,termasuk meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian," ujarnya.
