100 Rumah di Tanjabbar Terbakar, DPRD Jambi Beri Bantuan untuk Korban

Jambi

100 Rumah di Tanjabbar Terbakar, DPRD Jambi Beri Bantuan untuk Korban

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Minggu, 10 Mei 2026 22:30 WIB
Wakil Ketua III DPRD Jambi, Faizal Riza saat tinjau lokasi kebakaran rumah warga.
Foto: Wakil Ketua III DPRD Jambi, Faizal Riza saat tinjau lokasi kebakaran rumah warga. (Dok. Istimewa)
Jambi -

Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi. Sedikitnya 100 unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Akibat kejadian itu, 262 warga terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat lalu (1/5). Kebakaran ini juga menyisakan duka mendalam bagi warga. Selain menghanguskan rumah, kobaran api juga meluluhlantakkan harta benda milik warga yang selama ini menjadi tempat bergantung hidup.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza turun langsung ke lokasi kebakaran untuk melihat kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban.
Faizal menyebut musibah kebakaran tersebut bukan hanya meninggalkan kerugian material yang besar, tetapi juga menimbulkan beban psikologis bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Musibah ini tentu sangat memukul masyarakat. Banyak keluarga kehilangan rumah dan harta bendanya. Kita hadir untuk memastikan warga yang terdampak tidak sendiri menghadapi cobaan ini," kata Faizal kepada detikSumbagsel, Minggu (10/5/2026).

Ia menegaskan, penanganan pascakebakaran perlu menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah, legislatif, maupun seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar korban menjadi hal yang paling mendesak, sembari menyiapkan upaya pemulihan bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

"Yang utama saat ini bagaimana kebutuhan warga terpenuhi, mulai dari logistik, tempat penampungan sementara, hingga langkah pemulihan ke depan. Gotong royong semua pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa segera bangkit," ujarnya.

Faizal juga mengajak masyarakat untuk ikut menunjukkan solidaritas terhadap korban kebakaran di Pasar Teluk Nilau. Dia berharap bantuan yang datang dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penyemangat bagi korban untuk kembali menata kehidupan mereka.

Faizal menyebut musibah kebakaran tersebut bukan hanya meninggalkan kerugian material yang besar, tetapi juga menimbulkan beban psikologis bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat.

"Musibah ini tentu sangat memukul masyarakat. Banyak keluarga kehilangan rumah dan harta bendanya. Kita hadir untuk memastikan warga yang terdampak tidak sendiri menghadapi cobaan ini," kata Faizal.

Ia menegaskan, penanganan pascakebakaran perlu menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah, legislatif, maupun seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar korban menjadi hal yang paling mendesak, sembari menyiapkan upaya pemulihan bagi warga terdampak.

"Yang utama saat ini bagaimana kebutuhan warga terpenuhi, mulai dari logistik, tempat penampungan sementara, hingga langkah pemulihan ke depan. Gotong royong semua pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa segera bangkit," ujar dewan dari Dapil Tanjabbar itu.

Saat ini, pemerintah setempat bersama sejumlah pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak kebakaran, termasuk kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban. Sementara warga yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara waktu mengungsi ke lokasi yang dinilai aman sembari menunggu penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, kebakaran yang terjadi juga membuat pihak Pemerintah Provinsi Jambi juga ikut menyalurkan bantuannya. Gubernur Jambi Al Haris juga sempat meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah warga.

Bantuan kemanusiaan untuk masyarakat korban kebakaran diserahkan oleh Pemprov Jambi melalui Gubernur dengan berupa bahan dasar seperti makanan, pakaian, obat-obatan dan uang tunai untuk kebutuhan penanganan pascabencana.

"Jumlah rumah yang terbakar cukup banyak, warga saat ini masih tinggal di rumah keluarga. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama karena mereka membutuhkan waktu untuk bangkit kembali," kata Al Haris.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus berusaha mendorong kepada seluruh pihak yang terlibat melakukan percepatan, hingga merencanakan program pembangunan kembali rumah masyarakat yang terdampak dalam musibah yang terjadi.

Al Haris juga mengimbau seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri hingga ASN dan kelompok masyarakat melakukan gotong royong secara berkesinambungan, untuk membantu penanganan awal di lapangan.

Dia turut mengapresiasi bantuan yang telah mengalir dari masyarakat dan relawan. Menurut dia, kepedulian bersama menjadi kunci dalam meringankan beban para korban.

"Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu. Ini bentuk empati kita bersama. Jika memiliki rezeki lebih, mari kita bantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah," tutupnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads