7 Tuntutan Buruh Saat Aksi May Day di Sumsel

Sumatera Selatan

7 Tuntutan Buruh Saat Aksi May Day di Sumsel

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 30 Apr 2026 23:58 WIB
ILUSTRASI HARI BURUH.
Foto: Ilustrasi hari buruh (Gemini AI)
Palembang -

Sejumlah tuntutan akan disampaikan buruh pada saat aksi May Day 1 Mei 2026 di Sumatera Selatan. Mereka akan menggelar aksi di dua lokasi, dengan jumlah massa sekitar 1.000 orang.

"Ada sekitar 1.000 massa yang akan menggelar aksi May Day di Palembang nanti. Ada tujuh tuntutan yang akan kami sampaikan pada saat aksi nanti," ujar Humas Kasbi Sumsel Cerah Buana, Kamis (30/4/2026).

Ketujuh tuntutan dari massa atau pekerja/buruh yang tergabung dalam federasi serikat pekerja/serikat buruh dan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh di Sumsel bersama ecxo Patai Buruh Sumsel adalah:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Menuntut disahkannya UU Ketenagakerjaan yang baru

2. Menuntut HOSTUM (hqpus outsourcing tolak upah murah)

ADVERTISEMENT

3. Menuntut reformasi pajak (hapus pajak THR, bonus tahunan, JHT, dan pensiun, serta pajak-pajak lainnya terhadap buruh).

4. Menuntut dibentuknya seluruh dewan pengupahan kabupaten/kota se-Sumsel.

5. Menuntut pembayaran hak-hak PHK terhadap pekerja/buruh yang mengalami PHK dan menuntut penuntasan seluruh kasus-kasus pelanggaran hak-hak normatif pekerja/buruh yang tidak berjalan di Sumsel.

6. Menuntut pegawai pengawas ketenagakerjaan dan penyidik PNS Disnakertrans Sumsel memberikan sanksi tegas kepada oknum-oknum pengusaha yang melanggar hak-hak normatif pekerja/buruh di Sumsel.

7. Menuntut sanksi pemecatan dan atau pencopotan jabatan terhadap oknum-oknum pejabat Disnakertrans Sumsel yang tidak menjalankan tupoksinya secara berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

Aksi massa nanti, katanya, akan dimulai dari pelataran BKB. Mereka akan melakukan long march dan konvoi ke dua titik lokasi aksi, yakni di Kantor Gubernur Sumsel dan DPRD Sumsel.

"Aksi massa nanti akan dimulai dari pukul 13.00 WIB. Titik kumpul seluruh massa aksi nanti di Pelataran BKB Palembang, dilanjutkan longmarch dan konvoi menuju Kantor Gubernur Sumsel, lalu menuju DPRD Sumsel," jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumsel Cecep Wahyudin mengatakan pelaksanaan aksi akan dilakukan dua pola. Pihaknya akan melakukan sarasehan dengan gubernur dan forkopimda.

"Aksi nanti akan dilakukan dengan dua pola. Kita dari KSPSI Sumsel pimpinan Jumhur Hidayat akan menyampaikan aspirasi pada hari buruh melalui sarasehan dengan gubernur dan forkopimda. Sedangkan satu lagi melalui aksi damai di DPRD Sumsel sekitar pukul 14.00 WIB," ujarnya, Selasa (28/4/2026).



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads