IRT di Musi Rawas Tewas Gantung Diri Diduga Masalah Ekonomi

Sumatera Selatan

IRT di Musi Rawas Tewas Gantung Diri Diduga Masalah Ekonomi

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Senin, 27 Apr 2026 14:30 WIB
Polisi mendatangi IRT di Musi Rawas gantung diri
Polisi mendatangi IRT di Musi Rawas gantung diri (Foto: Istimewa/Polres Musi Rawas)
Musi Rawas -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Ibu Rumah Tangga (IRT) di Musi Rawas, Sumatera Selatan, berinisial DS (27) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Diketahui korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustasi permasalahan ekonomi.

Korban ditemukan tergantung di ruang dapur rumahnya di Desa T2 Purwakarya, Kecamatan Purwodadi, Musi Rawas, Sumatera Selatan pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Purwodadi AKP Herdiansyah mengatakan awalnya ibu korban yakni S (75) yang tinggal di sebelah rumah korban mendengar cucunya yang masih berusia 14 bulan menangis.

Karena penasaran, ibu korban pun mendatangi rumah tersebut dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung di ruang dapur di bagian tiang kayu balok plafon rumah.

ADVERTISEMENT

"Saat itu anak kedua korban yang masih berusia 14 bulan menangis di bawah kaki ibunya yang sudah tergantung. Melihat hal tersebut, ibu korban pun memanggil suami korban yakni A (30) dan para tetangga untuk menurunkan korban yang masih tergantung dan langsung membawanya ke Puskesmas O Mangunharjo," katanya, Senin (27/4/2026).

Setelah itu, kata Herdiansyah, keluarga korban pun melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa serta Polsek Purwodadi hingga anggota melakukan olah TKP.

"Dari hasil pemeriksaan di puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya bekas tali jeratan di lehernya karena korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," ungkapnya.

"Sedangkan dari hasil penyelidikan, diketahui korban mengakhiri hidupnya karena permasalahan ekonomi. Diketahui juga malam sebelum kejadian, korban sempat ribut dengan suaminya lantaran permasalahan ekonomi itu," sambungnya.

Dikarenakan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dilakukan pemakaman.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads