Rumah di Lubuklinggau Ambruk Diterjang Angin Kencang, 2 Anak Tertimpa Reruntuhan

Sumatera Selatan

Rumah di Lubuklinggau Ambruk Diterjang Angin Kencang, 2 Anak Tertimpa Reruntuhan

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Kamis, 16 Apr 2026 14:20 WIB
Rumah warga di Lubuklinggau ambruk usai dterjang angin kencang hingga dua anak terluka
Rumah warga di Lubuklinggau ambruk usai dterjang angin kencang hingga dua anak terluka (Foto: Muhammad Rizky Pratama)
Lubuklinggau -

Rumah milik warga bernama Agus di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ambruk usai diterjang angin kencang. Akibatnya, dua anak Agus yakni Ica (13) dan Algazi (1) terluka setelah tertimpa reruntuhan rumah tersebut.

Kejadian tersebut terjadi di Perumahan Baverly Hills di Jalan kerengak, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 17:00 WIB.

Agus menceritakan saat itu hanya ada dua anaknya yang berada di rumah sedang berbaring di ruang tengah. Sedangkan Agus masih bekerja sebagai buruh bangunan dan istrinya sedang menjemput anak mereka yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah hujan turun dan angin kencang datang, atap rumah Agus tiba-tiba terlepas hingga akhirnya dinding ringan tersebut roboh dan menimpa kedua anaknya.

"Jadi saat kejadian itu angin kencang datang sampai rumah ini berbunyi sampai akhirnya atap rumah terbang. Dindingnya kemudian ambruk dan menimpa kedua anak saya," katanya saat ditemui detikSumbagsel, Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Akibat kejadian tersebut, Agus mengungkapkan kedua anaknya mengalami luka-luka karena tertimpa bongkahan dinding rumah tersebut sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Anak saya yang besar (Ica) itu kedua kakinya luka. Sedangkan anak saya yang kecil (Algazi) luka di bagian telinga dan kepalanya," ungkapnya.

Selain itu, Agus mengalami kerugian material yang besar akibat seluruh barang di rumahnya rusak parah. Padahal ia baru saja mengambil rumah tersebut dua bulan yang lalu.

"Sekarang kami meminta pertanggungjawaban dari pihak yang terkait. Saat ini kita terpaksa mengungsi dulu di rumah tetangga," harapnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads