Atap 2 Sekolah di OKU Selatan Rusak Usai Diterjang Puting Beliung

Sumatera Selatan

Atap 2 Sekolah di OKU Selatan Rusak Usai Diterjang Puting Beliung

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 06 Apr 2026 15:20 WIB
Atap sekolah di OKU Selatan rusak tertimpa pohon kelapa saat terjadi angin puting beliung
Atap sekolah di OKU Selatan rusak tertimpa pohon kelapa saat terjadi angin puting beliung (Foto: Istimewa/BPBD OKU Selatan)
OKU Selatan -

Atap dua sekolah di OKU Selatan, Sumatera Selatan, rusak usai diterjang angin puting beliung. Selain itu, atap rumah warga juga rusak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono mengatakan dua sekolah yang mengalami kerusakan yakni PAUD Bunga Bangsa yang berada di Dusun Simpangan dan UPT SDN 2 Desa Simpang Agung. Keduanya berada di wilayah Kecamatan Simpang. Hujan terjadi sejak Jumat (3/4) malam.

"Angin puting beliung mengakibatkan dua sekolah mengalami rusak ringan pada bagian atap. Di UPT SDN 2 Simoang Agung rusak akibat tertimpa material pohon," ujarnya, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim BPBD telah mendatangi lokasi pada saat kejadian, namun penanganan tertunda karena tidak adanya penjaga sekolah di tempat. Pembersihan material pohon akhirnya diselesaikan secara mandiri oleh pihak sekolah pada pagi harinya.

Dia juga menyebut, beberapa rumah warga di Desa Talang Jawa, dan Pasar Simpang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat hempasan angin dan tertimpa pohon. Dia memastikan kerusakan yang terjadi kategori ringan.

ADVERTISEMENT

"Sebagian warga yang mengalami kerusakan ringan pada atap rumah telah mulai melakukan perbaikan secara swadaya," katanya.

Selain sekolah dan rumah warga, fasilitas umum lain juga sempat terdampak.

"Hujan lebat juga mengakibatkan fasilitas umum lain seperti tiang listrik roboh di kawasan Pasar Simpang sempat mengakibatkan gangguan jaringan kelistrikan. Kemudian, akses jalan tergenang di Jalan Pemkab serta material pohon di jalan antar desa sempat menghambat arus lalu lintas," jelasnya.

Penanganam di Jalan Pemkab dilakukan dengan penyedotan air (pumping) menggunakan mesin pompa hingga akses kembali normal. Personel di lapangan juga telah mengevakuasi material pohon menggunakan mesin chainsaw di 6 titik lokasi yakni Desa Karang Agung, Bungin Campang, Simpang Agung, dan Mehanggin.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi masa pancaroba (pergantian musim) yang ditandai dengan cuaca panas terik dan hujan lebat tiba-tiba disertai angin kencang. Pastikan saluran drainase bersih dan hindari berteduh di bawah pohon besar saat terjadi hujan angin," tukasnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads