Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat jumlah aparatur sipil negara yang bekerja dari rumah (WFH) pada Jumat (10/4/), sebanyak 7.988 orang. Kebijakan yang diterapkan untuk menghemat energi itu berdampak pada penurunan jumlah kendaraan yang beroperasional di jalan.
"Dari kebijakan WFH kemarin, jumlah kendaraan dinas yang tidak beroperasi pada hari tersebut, tercatat sebanyak 4.645 unit. Dengan 2.879 unit di antaranya sepeda motor, sementara 1.766 unit sisanya adalah mobil," ujar Sekretaris Daerah Edward Candra, Minggu (12/4/2026).
Selain mencatat efisiensi penggunaan BBM, listrik, dan air di perkantoran, kondisi lalu lintas (lalin) juga berjalan lancar. Keberadaan ASN yang bekerja dari rumah dinilai mengurangi kepadatan kendaraan.
"Yang biasa ramai terutama pada jam sibuk, seperti saat berangkat dan pulang kerja, kemarin tidak terlihat kemacetan. Tak hanya di area perkantoran saja, tapi juga di beberapa titik rawan macet lalinnya relatif lancar," katanya.
Menurutnya, kebijakan WFH berdampak positif. Sebab, tidak hanya dirasakan oleh para pengendara, tetapi juga bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan jalan utama.
"Di Palembang, ASN yang melaksanakam WFH dari pegawai pemprov dan pemkot, jadi sangat signifikan dampak positifnya terhadap kelancaran lalin," tambahnya.
Edward menyebut evaluasi pelaksanaan WFH akan dilihat secara periodik. Efisiensi energi yang menjadi tujuan utama akan dilihat secara bulanan dibamdingkan dengan periode sebelumnya.
"Dari tagihan bulan ini, akan dibandingkan nanti dengan tagihan bulan sebelumnya. Karena WFH ini kan 4 kali dalam sebulan, nanti akan terlihat efektivitasnya. Apakah ada efisiensi atau tidak," ungkapnya.
Simak Video "Video Pemerintah Batasi Pemakaian Kendaraan Dinas ASN 50%, Imbau Pakai Transum"
(csb/csb)