1 Bulan WFH, Pemprov Sumsel Klaim Hemat BBM Kendaraan Dinas hingga 18 Persen

Sumatera Selatan

1 Bulan WFH, Pemprov Sumsel Klaim Hemat BBM Kendaraan Dinas hingga 18 Persen

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 12 Mei 2026 06:30 WIB
Sekda Provinsi Sumsel Edward Candra
Sekda Provinsi Sumsel Edward Candra (Foto: Nadiya)
Palembang -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat penghematan konsumsi BBM kendaraan dinas mencapai 18 persen selama satu bulan pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH). Angka ini merupakan hasil evaluasi global terhadap efisiensi penggunaan anggaran operasional bahan bakar bagi ASN.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra menegaskan bahwa penerapan WFH empat hari dalam sebulan secara signifikan menekan pengeluaran energi daerah. Selain BBM, penghematan listrik di berbagai kantor dinas juga menjadi poin utama dalam evaluasi tersebut.

"Pelaksanaan WFH selama empat hari dalam sebulan bisa menghemat sekitar 18 persen dari konsumsi BBM kendaraan dinas," ujar Edward, Senin (11/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai tagihan listrik, Edward menyebut hasilnya baru akan terlihat pada laporan bulan April. Saat kebijakan WFH berlangsung, aktivitas di gedung perkantoran diminimalisir sehingga konsumsi listrik bisa ditekan drastis.

"Saat WFH kantor sebagian besar tutup dan listrik tidak dinyalakan. Kita masih menghimpun data pastinya dari masing-masing OPD untuk melihat perbandingan dengan bulan Maret," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Meski bekerja dari rumah, Edward memastikan produktivitas ASN tidak menurun. Pengawasan tetap berjalan ketat melalui aplikasi absensi digital untuk menjamin seluruh tugas administratif tetap tertangani.

Mekanisme koordinasi antar instansi juga diklaim tetap fleksibel dengan penggunaan rapat virtual maupun tatap muka jika mendesak. Seluruh kendali pekerjaan berada di bawah pengawasan langsung kepala OPD masing-masing.

"Kegiatan tetap berjalan seperti biasa dan absensi lancar menggunakan aplikasi. Kebijakan ini terbukti mampu menjaga efisiensi tanpa mengganggu pelayanan publik," ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads