Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan serius terkait potensi bencana hidrometeorologi di Sumatera Selatan (Sumsel). Masyarakat diminta waspada terhadap ancaman banjir dan tanah longsor yang diprediksi mengintai selama sepekan ke depan.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Siswanto, menyebut potensi bencana ini muncul seiring dengan prakiraan hujan intensitas sedang hingga sangat lebat yang akan mengguyur Sumsel pada periode 10-17 April 2026.
"Untuk wilayah yang perlu diwaspadai terkait bencana hidrometeorologi yaitu di wilayah OKU Selatan, Muara Enim bagian Selatan, dan Lahat. Wilayah tersebut berpotensi terjadi bencana longsor," kata Siswanto pada detikSumbagsel, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain longsor, Siswanto menekankan bahwa potensi banjir menjadi ancaman serius di wilayah dataran rendah dan kawasan yang berada di sepanjang aliran sungai. Hal ini dipicu oleh curah hujan yang mencapai intensitas lebat hingga sangat lebat.
Adapun wilayah yang masuk dalam zona waspada banjir meliputi OKU, Muara Enim (bagian Tengah), Prabumulih, PALI, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
"Potensi terjadinya banjir perlu diwaspadai di wilayah-wilayah tersebut, serta daerah di sepanjang aliran sungai yang bisa terdampak karena intensitas hujan yang lebat hingga sangat lebat," tegas Siswanto.
Selain wilayah yang rawan bencana, Siswanto memaparkan hujan intensitas sedang juga masih akan berlangsung merata di OKU Timur dan Musi Rawas Utara. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan melakukan langkah mitigasi dini guna menghindari dampak buruk bencana.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari, serta berpotensi menimbulkan genangan maupun gangguan aktivitas.
"Saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi pada siang hingga malam hari, serta dapat menimbulkan genangan dan mengganggu aktivitas," katanya..
Untuk mengetahui informasi prakiraan cuaca terkini hingga tingkat desa atau kelurahan, masyarakat dapat memantau secara berkala melalui laman resmi https://cuaca.bmkg.go.id/ maupun aplikasi InfoBMKG.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri dan Mutiara Helia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)
