Proyek Pelabuhan Baru Palembang di Tanjung Carat Resmi Diluncurkan

Sumatera Selatan

Proyek Pelabuhan Baru Palembang di Tanjung Carat Resmi Diluncurkan

Ani Safitri - detikSumbagsel
Kamis, 09 Apr 2026 15:20 WIB
ScreenshotMenteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi
Foto: Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi (Ani Safitri)
Palembang -

Proyek pembangunan Pelabuhan New Palembang yang berlokasi di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, resmi diluncurkan (launching), Kamis (9/4/2026). Proyek strategis ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028 atau paling lambat 2029 guna menggantikan peran Pelabuhan Boom Baru yang kini sudah tidak memadai.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan milestone ke-11 dari total 15 tahapan pembangunan yang direncanakan. Ia menegaskan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata keberhasilan skema pendanaan kreatif (creative financing) tanpa bergantung pada dana negara.

"Ini adalah sebuah milestone penting. Proyek ini tidak melibatkan APBN maupun APBD, melainkan melibatkan kolaborasi antara BUMN, BUMD, dan pihak swasta. Kami harap pembangunan ini tidak berhenti di seremonial saja, tapi terus berlanjut hingga operasional di tahun 2028," ujar Dudy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelabuhan New Palembang dirancang untuk memiliki standar keselamatan dan kelayakan yang tinggi guna mendukung distribusi logistik nasional maupun global. Dengan posisi strategis di Kabupaten Banyuasin, pelabuhan ini diharapkan mampu mengekskalasi perekonomian Sumatera Selatan secara signifikan.

ADVERTISEMENT

Dudy juga mengingatkan agar seluruh pihak, termasuk media, ikut mengawal kelanjutan proyek ini. Tujuannya agar pembangunan tetap tepat waktu, menjaga kualitas yang baik, dan nantinya mampu memberikan pelayanan terbaik bagi dunia usaha serta masyarakat luas.

"Kami berkomitmen memastikan pembangunan dan pengoperasian dilakukan sesuai rencana dan regulasi. Kita ingin infrastruktur ini benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat dan meningkatkan daya saing logistik Indonesia di mata dunia," kata Dudy.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyambut antusias peluncuran ini. Menurutnya, kehadiran Pelabuhan Samudera Internasional di Tanjung Carat adalah jawaban atas keterbatasan kapasitas Pelabuhan Boom Baru yang lokasinya berada di tengah kota dan kerap memicu kemacetan lalu lintas.

"Kami sangat bahagia hari ini karena apa yang diperjuangkan para pendahulu mulai terwujud. Pelabuhan di Tanjung Carat akan menggantikan Boom Baru yang sudah tidak representatif, baik dari sisi luas lahan maupun kedalaman alur yang tidak lagi memadai," ungkap Deru.

Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads