Sumatera Selatan

Pemprov Sumsel Perkuat Validasi Data Kendaraan, Target PKB Naik

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 09 Apr 2026 22:40 WIB
Foto: Ilustrasi pajak (Shutterstock)
Palembang -

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan akan melakukan validasi data kendaraan bermotor. Upaya itu untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk akurasi data di lapangan.

"Pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi sangat diperlukan agar potensi penerimaan pajak daerah dapat dioptimalkan. Validasi itu sudah mulai dilakukan dan akan terus berjalan hingga 31 Mei 2026 di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel," ujar Rizwan, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) menjadi sumber penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Upaya peningkatan pajak daerah akan dilakukan, menyusul berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD).

"PKB akan menjadi tulang punggung pendapatan daerah," katanya.

Dia menjelaskan, masih terdapat kendala dalam pengelolaan data kendaraan bermotor. Antara lain masih banyak data kendaraan yang belum diperbarui karena perubahan kepemilikan dan belum teridentifikasi di lapangan.

"Kami berupaya melakukan pemutakhiran data secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan, termasuk pemerintah desa/kelurahan sebagai ujung tombak pendataan," ungkapnya.

Rizwan menjelaskan validasi kendaraan itu sejalan dengan arahan Gubernur Herman Deru saat launching aplikasi Siguntang 7 April 2026. Bahwa pengelolaan pajak yang optimal harus didukung basis data kuat dan terintegrasi.

Pada masa uji coba aplikasi Siguntang (1 Januari-17 Maret 2026), berhasil mendata 989 unit kendaraan dengan potensi PKB Rp 673.487.723. Dari jumlah itu, 430 unit kendaraan atau 43,47 persen telah melakukan pembayaran dengan realisasi penerimaan Rp 183.820.930.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sumsel Sutoko menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan validasi data kendaraan bermotor tersebut. Dia menilai peran pemerintah desa sangat penting memastikan akurasi data di lapangan.

"Pemerintah desa/kelurahan memiliki pemahaman terhadap kondisi masyarakat di wilayahnya. Karena itu, kami meminta seluruh desa aktif melakukan verifikasi dan validasi data kendaraan bermotor," ungkapnya.



Simak Video "Video: Momen Polisi Tangkap Buron Sambil Nyanyikan Selamat Ulang Tahun"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork