Plafon RSUD Sobirin Muara Beliti Ambruk Akibat Diterjang Angin Kencang

Sumatera Selatan

Plafon RSUD Sobirin Muara Beliti Ambruk Akibat Diterjang Angin Kencang

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Senin, 06 Apr 2026 22:20 WIB
Plafon RSUD Sobirin Muara Beliti ambruk akibat diterjang angin kencang
Foto: Plafon RSUD Sobirin Muara Beliti ambruk akibat diterjang angin kencang (Dok. Istimewa)
Musi Rawas -

Plafon koridor Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas ambruk akibat diterpa angin kencang. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Direktur RSUD Sobirin, Sopian Hadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan ambruknya sejumlah plafon disebabkan oleh angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Minggu (5/4/2026).

"Saya dikabari kemarin bahwa ada kejadian itu, namun untungnya tidak ada korban jiwa. Kebetulan itu ruang koridor, jadi tidak ada pasien di rawat di sana, hanya sebagai lintasan tempat lewat," katanya, Senin (6/6/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku saat ini pihak dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pengairan (DPUCKTR-P) Musi Rawas telah meninjau lokasi pada Senin (6/4/2026).

"Kemungkinan besar karena faktor cuaca karena saat kejadian infonya sedang hujan angin. Saat ini masih diperiksa untuk pastinya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meskipun begitu, Ia mengaku sejauh ini pelayanan di RSUD Sobirin Muara Beliti masih berjalan normal dan tidak ada masalah.

"Untuk palayanan tetap berjalan normal dan tidak ada kendala yang besar," ungkapnya.

Sementara itu, Humas RSUD dr Sobirin Okto Rini mengatakan kondisi plafon saat itu dalam kondisi baik dan bagus. Namun karena hujan yang begitu deras membuat plafon tersebut ambruk.

"Saat hujan dan angin kencang, plafon langsung ambruk. Itu merupakan ruangan selasar atau penghubung antara gedung lantai 3 dengan gedung lantai 5, biasanya dijadikan tempat keluarga pasien menunggu pasien yang sedang dirawat di ruangan ICU atau MICU," ungkapnya.

Selain plafon yang ambruk, imbas kejadian hujan disertai angin kenceng tersebut membuat 10 titik CCTV di RSUD dr Sobirin mati. Kemudian sejumlah pagar seng turut rusak akibat kejadian tersebut.

"Sudah melapor kepada pihak DPUCKTR-P untuk meminta bantuan perbaikan. Mereka bilang ambruknya itu akibat angin yang masuk melalui sela-sela dan terjebak di liter F dan akhirnya ambruk," tuturnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads