Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mulai berangsur normal. Para pedagang menyebut kondisi ini terjadi sejak dapur MBG tidak beroperasi sementara atau libur.
Lilis (38), pedagang sayur di Pasar 26 Ilir Palembang, mengatakan harga cabai, bawang, hingga sayuran kini sudah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.
"Harga cabai, bawang, dan sayuran sekarang sudah lumayan turun dan normal semenjak MBG libur," katanya Senin, (30/3/2026)
Ia menilai, kondisi harga pangan akan tetap stabil apabila program MBG tidak kembali beroperasi.
"Harga ini akan terus normal jika tidak ada MBG, semenjak ada MBG ini harga pangan tidak pernah murah," tambahnya.
Pedagang sembako di Pasar Ogan Palembang, bernama Emil (45), mengatakan stabilitas harga mulai terasa sejak dapur MBG libur.
"Semenjak dapur MBG libur harga mulai stabil tetapi tidak tahu jika mereka mulai beroprasi lagi nanti, sepertinya harga pangan bakal naik lagi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan Ruzuan Effendi menegaskan bahwa turunnya harga pangan bukan disebabkan oleh aktivitas MBG, melainkan karena permintaan pasar yang belum kembali normal.
"Sebenarnya hal ini lebih di karenakan permintaan belum normal, bukan berarti karena MBG," katanya.
Ia juga menanggapi anggapan pedagang yang mengaitkan kondisi harga dengan program tersebut.
"Jika alasan pedagang seperti itu, berarti MBG belum bisa dikatakan membantu masyarakat," katanya.
Ruzuan menjelaskan bahwa program MBG memiliki mekanisme tersendiri dalam pemenuhan bahan pangan dan tidak diperbolehkan mengganggu pasar tradisional.
"MBG ini juga harus punya supply dan mitra, mereka tidak boleh belanja di pasar dan ketentuannya juga mereka tidak boleh menganggu pasar," jelasnya.
Untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga, pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut.
"Kami juga akan melakukan pengkajian, supaya semuanya bisa stabil, dan kami juga berharap supaya kebutuhan dari pada dapur MBG tidak menganggu pasar," ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
Simak Video "Kemendagri Beri Apresiasi Pemerintah Daerah Wilayah Sumatera"
(csb/csb)