Harga sejumlah bahan pangan pokok di Palembang, Sumatera Selatan, mulai menunjukkan tren penurunan usai perayaan Lebaran 1447 Hijriah. Dua komoditas yang mengalami penurunan signifikan yakni cabai merah, dan ayam potong, yang sebelumnya sempat melonjak tinggi.
Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Palembang, Minggu (29/3/2026), harga cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp 45.000 per kilogram kini turun menjadi Rp30.000 per kilogram. Penurunan ini disambut positif oleh pedagang maupun masyarakat karena membuat harga lebih terjangkau.
Salah satu pedagang cabai, Yati mengungkapkan bahwa turunnya harga berdampak langsung pada peningkatan jumlah pembeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, sekarang pembeli jadi ramai. Masyarakat senang karena harga cabai sudah lebih terjangkau," katanya kepada detikSumbagsel, Minggu.
Yati mengungkapkan sebelum Lebaran cabai merah mencapai Rp 45.000 per kilogram kini turun menjadi Rp 30.000 per kilogram.
"Turun sekitar 15 ribuan dari sebelumnya sekarang per kilogram Rp 35 ribu per kilogram harga cabai merah ini," ungkapnya.
Hal serupa juga terjadi pada komoditas ayam potong. Saat ini, harga daging ayam berada di kisaran Rp 38.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp 44.000 per kilogram.
Pedagang ayam, Deri membenarkan adanya penurunan harga tersebut. Ia menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh mulai lancarnya pasokan dari peternak serta menurunnya permintaan pasca-Lebaran.
"Iya, sekarang harga ayam turun sekitar Rp 6.000 per kilo. Beberapa hari lalu masih Rp 44 ribu, sekarang sudah Rp 38 ribu. Mungkin karena pasokan sudah lancar dan permintaan juga berkurang," jelasnya.
Penurunan harga ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Herlina, warga Jakabaring, mengaku bersyukur karena kebutuhan dapur menjadi lebih ringan.
"Kami sangat bersyukur. Cabai itu bahan utama masakan sehari-hari. Kalau harganya turun, pengeluaran dapur jadi lebih ringan," katanya.
Penurunan harga cabai merah dan ayam potong diperkirakan terjadi akibat membaiknya pasokan dari daerah penghasil serta kondisi cuaca yang mulai stabil. Pemerintah daerah pun terus melakukan pemantauan untuk menjaga kestabilan harga pangan agar tidak kembali melonjak.
(csb/csb)
