Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang, Sumatera Selatan, terus mengalami kenaikan. Saat ini para pedagang menjual Rp Rp33.000 per kg atau naik Rp 3.000 dibanding hari sebelumnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan Ruzuan Efendi kenaikan harga daging ayam disebabkan oleh naiknya permintaan, setelah sebelumnya mengalami penurunan pada momen libur sekolah.
"Harga daging ayam saat ini berada di kisaran Rp 33.000 per kg. Harga itu belum stabil, karena di kandang saja sudah Rp 32.000 per kg," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan permintaan bahan pangan itu diprediksi mulai berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di awal pelaksanaan, daging ayam menjadi menu pilihan MBG di sekolah-sekolah. Hal itu membuat, permintaan harganya naik.
Meski mengalami kenaikan, dia memastikan ketersediaan pasokan daging ayam di pasaran masih dalam kondisi aman.
"Permintaan mulai naik lagi karena MBG sudah jalan. Mungkin di awal-awal banyak SPPG yang memberikan menu daging ayam," katanya.
Sementara untuk telur ayam, dia menyebut masih di kisaran Rp 23.000 per kg. Namun, dia memprediksi bakal mengalami lonjakan dalam beberapa hari ke depan. Juga disebabkan oleh pelaksanaan Program MBG.
Berdasarkan pemantauan harga komoditas di pasar, beras premium dijual Rp 14.850 per kg, beras SPHP Rp 12.000 per kg, bawang merah Rp 44.000 per kg.
Kemudian bawang putih Rp 40.000 per kg, cabai merah keriting Rp 35.000 per kg, dan cabai rawit merah Rp 48.000 per kg. Sementara harga daging sapi tercatat Rp 150.000 per kg.
