19 Rumah dan Fasilitas Pendidikan di OKU Masih Tergenang Air

Sumatera Selatan

19 Rumah dan Fasilitas Pendidikan di OKU Masih Tergenang Air

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Senin, 30 Mar 2026 13:01 WIB
Polisi melakukan monitoring di lokasi banjir di OKU
Foto: Polisi melakukan monitoring di lokasi banjir di OKU (Dok. POlres OKU)
OKU -

Banjir di Ogan Komering Ulu (OKU) yang merendam jalan hingga membuat puluhan warga terdampak, hingga hari ini masih tergenang air. Ketinggian air masih berkisar 100 cm.

Banjir tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Hal ini akibat hujan deras yang terjadi sejak Jumat (27/3) malam hingga Sabtu (28/3) dini hari.

Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian mengatakan hasil dari monitoring pada Senin (30/3/2026) pagi, banjir masih menggenangi jalan hingga menghambat aktivitas warga sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil monitoring di lapangan, banjir masih menggenangi wilayah dengan ketinggian air sekitar 100 cm. Dampak banjir dirasakan oleh 20 Kepala Keluarga (KK) yang menempati 19 rumah warga," katanya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, banjir juga menggenangi merendam fasilitas pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Ma'arif dan Kantor Urusan Agama (KUA) Baturaja Timur.

"Genangan air juga merendam area Stikes Al-Ma'arif. Dan aktivitas masyarakat di sekitar area eks Kantor KUA Baturaja Timur mengalami hambatan akibat genangan air," ujarnya.

Sementara itu, genangan air di depan eks kantor KUA setinggi kurang lebih 20 cm pada pukul 08.30 WIB.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan mengakibatkan banjir hingga membuat puluhan warga terdampak. Saluran drainase di jalan lintas juga menjadi penyebab terjadinya banjir setinggi 50 cm-1 meter.

Kepala Pusdalops BPBD OKU Gunalfi mengatakan banjir terjadi di wilayah Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, akibat hujan deras yang terjadi sejak Jumat (27/3) malam hingga Sabtu (28/3) dini hari.

"Banjir terjadi akibat turunnya hujan sejak pukul 22.56 WIB hingga dini hari tadi di beberapa titik wilayah OKU, dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang cukup lama terutama di Kecamatan Baturaja Timur," ujar Gunalfi, Sabtu (28/3/2026).

Drainase induk pembuangan air yang ada di jalan lintas Sumatera tidak dapat mengalirkan air dengan baik, sehingga menghambat lajur air," sambungnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads