- Sunnah Salat Ied 1. Mandi Sebelum Berangkat Salat Ied 2. Menggunakan Pakaian Terbaik 3. Makan Sebelum Berangkat Salat Ied 4. Berjalan Kaki ke Tempat Salat Ied 5. Melaksanakan Salat Ied 6. Memperbanyak Takbir 7. Mengambil Jalan Berbeda Saat Pergi dan Pulang Salat 8. Menghidupkan Malam Idul Fitri dengan Ibadah
Perayaan Idulfitri tidak hanya identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga, tetapi juga menjadi momen memperbanyak ibadah. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah melaksanakan Salat Ied. Selain itu, terdapat sejumlah amalan salat dan sunah salat Ied yang dianjurkan agar ibadah di hari kemenangan semakin sempurna.
Dalam ajaran Islam, beberapa sunnah dianjurkan dilakukan sebelum maupun setelah shalat Ied. Amalan-amalan tersebut dilakukan untuk mengikuti tuntunan Rasulullah SAW sekaligus menambah keberkahan di Hari Raya.
Dilansir dari situs detikHikmah dan Muslim.or, berikut beberapa sunnah salat Ied yang dapat diamalkan umat muslim saat merayakan Idulfitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunnah Salat Ied
1. Mandi Sebelum Berangkat Salat Ied
Sebelum melaksanakan shalat Ied, umat Islam dianjurkan untuk mandi terlebih dahulu. Sunnah ini berlaku bagi laki-laki maupun perempuan sebagai bentuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Adapun niat mandi sunnah Idul Fitri adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu ghusla 'îdil fiṭri sunnatan lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat mandi sunnah Idul Fitri karena Allah Ta'ala."
Amalan ini juga diriwayatkan dari sahabat Ibnu Umar yang mandi sebelum berangkat menuju tempat shalat Id.
2. Menggunakan Pakaian Terbaik
Berhias dengan pakaian terbaik juga termasuk sunnah saat Idul Fitri. Umat muslim dianjurkan mengenakan pakaian bersih, rapi, serta menggunakan wewangian sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya hari raya.
Meski demikian, penggunaan pakaian dan perhiasan tetap harus memperhatikan aturan syariat.
3. Makan Sebelum Berangkat Salat Ied
Salah satu sunnah shalat Ied lainnya adalah makan terlebih dahulu sebelum berangkat ke tempat shalat. Rasulullah SAW diketahui tidak keluar untuk melaksanakan shalat Idul Fitri sebelum makan.
Makanan yang dianjurkan adalah kurma dengan jumlah ganjil, seperti satu, tiga, atau lima butir. Hikmah dari sunnah ini adalah sebagai tanda bahwa puasa Ramadan telah berakhir.
4. Berjalan Kaki ke Tempat Salat Ied
Jika memungkinkan, umat Islam dianjurkan berjalan kaki menuju lokasi pelaksanaan shalat Ied. Amalan ini juga termasuk sunnah yang dilakukan para sahabat.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:
مِنَ السُّنَّةِ أَنْ يَخْرُجَ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا
Minas sunnati an yakhruja ilal 'îdi māsyiyan.
Artinya: "Termasuk sunnah adalah keluar menuju shalat Id dengan berjalan kaki." (HR. Tirmidzi).
Namun bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau jarak yang jauh, diperbolehkan menggunakan kendaraan.
5. Melaksanakan Salat Ied
Salah satu amalan shalat yang paling utama pada Hari Raya Idul Fitri adalah menunaikan shalat Ied. Ibadah ini hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan.
Shalat Ied dilaksanakan dua rakaat. Pada rakaat pertama terdapat tujuh kali takbir sebelum membaca surat Al-Fatihah, sedangkan pada rakaat kedua terdapat lima kali takbir.
Adapun niat shalat Ied sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَلَاةَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shalāta 'îdil fiṭri sunnatan ma'mūman lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat melaksanakan shalat Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Kesunnahan shalat hari raya juga dikaitkan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
"Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah." (QS. Al-Kautsar: 2).
Sebagian ulama tafsir menjelaskan bahwa ayat tersebut berkaitan dengan anjuran melaksanakan shalat hari raya.
6. Memperbanyak Takbir
Mengumandangkan takbir juga termasuk sunnah yang dianjurkan saat Idul Fitri. Bacaan takbir biasanya dimulai sejak terbenamnya matahari pada malam 1 Syawal hingga pelaksanaan shalat Ied.
Takbir menjadi salah satu syiar yang identik dengan Idul Fitri. Hal ini juga berkaitan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ
"Dan sempurnakanlah bilangan Ramadhan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah." (QS. Al-Baqarah: 185).
Salah satu bacaan takbir yang umum dilantunkan adalah:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh.
Allāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil ḥamd.
Artinya:
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
7. Mengambil Jalan Berbeda Saat Pergi dan Pulang Salat
Sunnah lainnya yang dianjurkan adalah melalui rute yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari tempat shalat Ied. Hal ini diriwayatkan dalam hadis Nabi yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melakukan hal tersebut saat melaksanakan shalat Id.
Para ulama menjelaskan bahwa hikmah dari amalan ini antara lain untuk memperbanyak pahala serta memperluas syiar Islam di tengah masyarakat.
8. Menghidupkan Malam Idul Fitri dengan Ibadah
Malam sebelum Idul Fitri juga dianjurkan untuk diisi dengan berbagai ibadah. Umat muslim dapat memperbanyak membaca Al-Qur'an, berdzikir, bershalawat, hingga melaksanakan shalat malam.
Anjuran tersebut juga disebutkan dalam sebuah hadis Nabi SAW:
مَنْ أَحْيَا لَيْلَتَيْ الْعِيدِ لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوتُ الْقُلُوبُ
Man aḥyā laylatayil 'îd lam yamut qalbuhu yauma tamūtul qulūb.
Artinya: "Barangsiapa menghidupkan dua malam hari raya, maka hatinya tidak akan mati pada hari ketika banyak hati mati." (HR. Al-Daruquthni).
Nah, Itulah beberapa sunnah shalat Ied dan amalan shalat yang dianjurkan saat Idul Fitri. Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, diharapkan umat Islam dapat merayakan hari raya dengan lebih khidmat sekaligus meneladani tuntunan Rasulullah SAW.
Selamat hari raya detikers! semoga ibadah di Hari Raya semakin sempurna dan penuh keberkahan serta semoga bermanfaat.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
