Tata Cara Sholat Jamak Maghrib Isya di Waktu Mahgrib, Simak Panduannya!

Tata Cara Sholat Jamak Maghrib Isya di Waktu Mahgrib, Simak Panduannya!

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Selasa, 17 Mar 2026 09:40 WIB
Ilustrasi sujud dalam sholat.
Ilustrasi sholat jamak. (Foto: Masjid Pogung Dalangan/Unsplash)
Palembang -

Sholat jamak merupakan penggabungan dua sholat wajib dalam satu waktu yang boleh dilakukan oleh seorang musafir ata saat perjalanan jauh. Lantas, bagaimana sholat jamak Maghrib Isya di waktu Maghrib?

Dikutip buku Panduan Sholat untuk Wanita: Panduan Bersuci untuk Sholat karya Ria Khoirunnisa, mengerjakan dua sholat sekaligus yakni Maghrib dan Isya di waktu Maghrib disebut dengan jamak takdim atau jamak yang didahulukan.

Karena pelaksanaannya dua sholat secara langsung, maka niat yang dibaca juga dua kali. Pertama niat untuk sholat Maghrib dan dilanjutkan sholat Isya. Kendati begitu, terdapat perbedaan redaksi sedikit dari niat sholat fardhu pada umumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut detikSumbagsel rangkum penjelasan tata cara sholat Jamak Maghrib Isya di waktu Maghrib mulai dari niat hingga salam. Sebelum itu, simak juga ketentuan dan syaratnya.

Ketentuan Sholat Jamak

Menurut Nurul Ihsan dalam buku Panduan Lengkap Belajar Sholat untuk Anak, ketika melakukan safar diperbolehkan melaksanakan sholat jamak taqdim atau takhir. Namun, lebih utama yakni jamak taqdim.

ADVERTISEMENT

Bila sedang berada di suatu tempat karena urusan yang sulit untuk mencari waktu senggang, sebaiknya melaksanakan jamak takhir. Kondisi ini tidak boleh dilakukan sering-sering.

Bagi yang baru mengetahui sholat jamak, perlu memahami cara menjamak yang diatur dalam ilmu fikih ibadah. Ada tiga hal penting yakni:

1. Dahulukan sholat yang awal waktunya, baru mengerjakan sholat yang tertinggal atau akan dimajukan.

2. Luangkan satu adzan dan dua iqamah, yaitu iqamah sebelum melaksanakan sholat yang pertama, dan iqamah lagi sebelum melaksanakan yang kedua.

3. Ketika datang di suatu tempat dan sedang didirikan sholat berjamaah, bergabunglah dulu dengan jamaah sholat yang sedang berlangsung. Setelah itu, baru dilaksanakan sholat yang belum.

Niat Sholat Jamak Maghrib Isya

1. Niat Sholat Maghrib

أُصَلِّي فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا مَعَ الْعِشَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ.

Arab Latin: Ushallii Fardal Maghribi Tsalaatsa Raka'atin Maj' Muu'an Ma'al 'Isya I Lillaahi Ta'aalaa Allaahu Akbar.

Artinya: "Saya niat shalat fardhu Maghrib tiga raka'at yang digabung dengan shalat 'Isya karena Allah Ta'aalaa Allah Maha Besar."

2. Niat Sholat Isya

أُصَلِي فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُقَدَّمًا قَصْرُ اللَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushallii Fardhal 'Isyaa I Rak'ataini Muqaddaman Qashran Lillahi Ta'aalaa Allaahu Akbar.

Artinya: "Saya niat shalat fardhu 'Isya dua raka'at yang dimajukan, yang dikurangi karena Allah Ta'aalaa. Allah Maha Besar."

Tata Cara Sholat Jamak Maghrib Isya di Waktu Maghrib

Dilansir detikEdu, pelaksanaan sholat jamak Maghrib dan Isya di waktu Maghrib tidak berbeda dengan sholat wajib pada umumnya. Hanya saja terdapat ketentuan berikut ini:

1. Tunaikan sholat Maghrib terlebih dahulu dengan membaca niat di atas.

2. Setelah menyelesaikan sholat Zuhur seperti biasa, disunnahkan iqamah.

3. Setelah itu, melanjutkan sholat Isya dengan niat di atas.

4. Laksanakan sholat hingga selesai.

Hukum dan Hikmah Sholat Jamak

Salat jamak termasuk kemudahan ibadah yang diatur Islam berdasarkan firman Allah SWT dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 101. Begini bunyinya:

وَاِذَا ضَرَبْتُمْ فِى الْاَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَنْ تَقْصُرُوْا مِنَ الصَّلٰوةِ اۗ اِنْ خِفْتُمْ اَنْ يَّفْتِنَكُمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ اِنَّ الْكٰفِرِيْنَ كَانُوْا لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِيْنًا

"Ketika kalian bepergian di bumi, maka bagi kalian tidak ada dosa untuk meringkas shalat, jika kalian takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu." (QS. An-Nisa': 101)

Dari salat jamak ini ada beberapa hikmah yang bisa dipelajari, yakni:

1. Allah SWT memberikan kemudahan atau keringanan kepada umat Islam untuk melaksanakan sholat dalam perjalanan (musafir) sehingga terasa ringan dalam melaksanakannya.

2. Allah SWT tidak membebani umatnya sebagai bukti sayang terhadap umatnya.

3. Allah SWT memberikan semangat kepada umatnya untuk bepergian (musafir) yang bertujuan untuk menambah keimanan dan mempererat tali persaudaraan.

4. Allah SWt menunjukkan kepada umatnya bahwa agama Islam memberikan kemudahan pada penganutnya.

5. Memberikan perasaan tenang karena sudah melaksanakan salat yang menjadi kewajiban setiap orang Islam walaupun dalam perjalanan.

Demikian, penjelasan mengenai cara sholat jamak Maghrib dan Isya bagi yang sedang dalam perjalanan jauh atau menjadi musafir. Semoga berguna, ya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Timnya CR7 Dihajar 4-0 oleh AL Ain di AFC Champions League"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads