Pemerintah berencana mendorong penerima Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bergabung sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Koperasi Desa Merah Putih sendiri adalah lembaga ekonomi berbasis anggota masyarakat desa yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi di tingkat desa.
Lantas, benarkah penerima bansos PKH akan menjadi anggota Kopdes Merah Putih? Selain itu, kapan jadwal pencairan bansos PKH pada Maret 2026? Simak penjelasannya berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerima Bansos PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih?
Dilansir detikFinance, pemerintah akan mendorong penerima Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi anggota Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan transformasi penerima manfaat PKH dengan menjadi anggota Kopdes Merah Putih merupakan langkah strategis mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia juga menambahkan, bagi para penerima program dari Kemensos, dengan menjadi anggota koperasi dapat meningkat derajat hidup dan kesejahteraannya.
"Kalau semua penerima manfaat PKH dan sembako menjadi anggota Kopdes, maka ini bisa meringankan tugas Kemensos untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi terobosan dan bisa kita lakukan di banyak tempat," ujarnya dikutip detikSumbagsel, Rabu (11/3/2026).
Serupa, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan semua penerima manfaat termasuk PKH akan didorong untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih. Di Jawa Timur penerima manfaat ada 5 juta keluarga penerima manfaat PKH dan bantuan lainnya. Sementara di Kabupaten Pasuruan lebih dari 229 ribu keluarga.Saifullah juga mengingatkan agar bantuan sosial juga digunakan secara produktif.
"Kalau menerima bantuan tidak boleh untuk bayar utang atau membeli hal-hal yang merusak ekonomi keluarga seperti judi online dan miras. Setelah mendapatkan bansos, harapannya semangat untuk menjadi keluarga mandiri. Karena bansos itu sementara, berdaya itu selamanya," tuturnya.
Jadwal Pencairan Bansos PKH Maret 2026
Pemerintah telah menetapkan jadwal penyaluran bansos PKH 2026 secara bertahap per tiga bulan sekali. Penerima akan mendapatkan bantuan secara sekaligus untuk satu kali pencairan.
Dalam satu tahun berjalan, akan ada empat kali distribusi bansos kepada penerima. Hal ini menyesuaikan dengan aturan yang berlaku di tahun sebelumnya. Adapun jadwal pencairannya adalah sebagai berikut:
Tahap 1: Januari, Februari, Maret
Tahap 2: April, Mei, Juni
Tahap 3: Juli, Agustus, September
Tahap 4: Oktober, November, Desember
Pada bulan Maret 2026, sedang berlangsung penyaluran bansos tahap 1. Perlu dicatat bahwa pemerintah tidak menetapkan tanggal khusus penyaluran bantuan. Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan pengecekan secara berkala di laman Cek Bansos Kemensos.
Cara Cek Penerima Bansos PKH Maret 2026
1. Cek Melalui Situs Cek Bansos
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa)
- Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai KTP
- Ketikkan huruf kode yang tertera
- Klik "Cari Data"
- Sistem akan memunculkan status penerima bansos. Periksa bagian kolom PKH; jika tertulis "Ya", maka nama tersebut tercatat sebagai penerima bantuan.
2. Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store.
- Buka aplikasi, lalu klik "Buat Akun Baru".
- Lengkapi data diri seperti nama, nomor NIK, alamat, email, dan buat kata sandi (password).
- Lampirkan swafoto (selfie) memegang KTP dan foto KTP.
- Klik "Buat Akun Baru".
- Setelah data divalidasi dan akun aktif, silakan masuk (login).
- Buka menu "Profil" untuk mengetahui status penerima bansos.
- Dalam data profil akan muncul informasi status penerima bansos untuk anggota keluarga lainnya yang telah terdaftar di DTKS, mulai dari nama, umur, jenis kelamin, hingga status bantuan.
Waspada Hoaks Bansos Ramadan 2026
Dikutip dari laman Komdigi, masyarakat diminta untuk berhati-hati apabila melihat unggahan di media sosial yang mengklaim adanya 'link' pendaftaran bansos Ramadan 2026. Faktanya, klaim tersebut adalah bohong alias hoaks.
Imbauan ini menjadi perhatian karena adanya unggahan di facebook yang menyertakan link pendaftaran ke bansos palsu. Setelah ditelusuri, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi pengecekan bansos Kementerian Sosial (Kemensos).
Link tersebut mengarahkan pengguna ke laman yang meminta pengisian data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor Telegram aktif, asal provinsi, dan jenis kelamin. Oleh karena itu masyarakat perlu berhati-hati dan mewaspadai ini sebagai sebuah phising (pencurian data pribadi).
Demikian informasi mengenai apakah benar penerima bansos PKH akan jadi anggota Kopdes Merah Putih lengkap dengan cek jadwal-penerimanya. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
