Gubernur Jambi Minta Layanan Keuangan Optimal Jelang Lebaran

Jambi

Gubernur Jambi Minta Layanan Keuangan Optimal Jelang Lebaran

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Selasa, 10 Mar 2026 23:20 WIB
Gubernur Jambi Al Haris
Foto: Gubernur Jambi Al Haris (Dok. Kominfo Jambi)
Jambi -

Gubernur Jambi, Al Haris menilai langkah Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Provinsi Jambi yang berbagi dengan anak yatim pada momentum Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial yang patut dijaga. Menurutnya, aksi tersebut menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya berperan dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

Al Haris mengatakan, kegiatan berbagi kepada anak yatim mencerminkan nilai kemanusiaan dan solidaritas yang penting, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan saling membantu.

"Ini langkah yang baik. Kepedulian kepada anak-anak yatim menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan juga hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjalankan fungsi ekonomi, tetapi juga fungsi sosial," kata Al Haris dalam keterangan tertulis yang diterima detikSumbagsel, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum FK-IJK Provinsi Jambi yang juga Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, kemudian Direktur Utama Bank Jambi H. Khairul Suhairi, dan Direktur Operasional Zulfikar, serta pimpinan lainnya. Tak lupa, Kepala Bidang Propam Kepolisian Daerah Jambi, Kombes Darno, dan para Pimpinan Perbankan dan Asuransi di Provinsi Jambi juga hadir.

Selain menyoroti aksi sosial tersebut, Al Haris juga mengingatkan seluruh pelaku industri jasa keuangan di Jambi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menegaskan bahwa aktivitas transaksi keuangan biasanya meningkat signifikan pada periode Ramadan hingga Lebaran.

ADVERTISEMENT

Karena itu, ia meminta lembaga-lembaga keuangan yang tergabung dalam FK-IJK untuk mempersiapkan seluruh sistem layanan dengan baik, mulai dari layanan perbankan di kantor cabang, transaksi digital, hingga ketersediaan uang tunai bagi masyarakat.

Menurut Al Haris, kesiapan layanan keuangan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Lebaran. Dengan pelayanan yang optimal, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi dengan aman dan nyaman.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga jasa keuangan dalam menjaga stabilitas layanan di daerah. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan seluruh kebutuhan masyarakat terkait layanan keuangan dapat terpenuhi dengan baik selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

"Layanan keuangan harus benar-benar siap. Jangan sampai ada kendala yang mengganggu masyarakat dalam melakukan transaksi menjelang Lebaran," tegasnya.

Al Haris berharap kepedulian sosial yang ditunjukkan FK-IJK dapat terus berlanjut, sekaligus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran industri jasa keuangan di Jambi tidak hanya dirasakan dalam sektor ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara Direktur Bank Jambi, Khairul Suhairi menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama dan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus menumbuhkan nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan daerah, Bank Jambi juga berupaya hadir memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Bank Jambi, pelaku industri jasa keuangan, serta masyarakat semakin erat. Semangat berbagi di bulan Ramadan pun menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan nilai penting yang harus terus dijaga," ujarnya.

Dikatakannya, selain kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan, antara OJK selaku Pengawas Industri Jasa Keuangan bersama seluruh anggota FK-IJK Provinsi Jambi. Menurutnya, peningkatan tensi geopolitik dan fragmentasi geoekonomi pada awal 2026, termasuk di Timur Tengah serta dinamika kebijakan perdagangan AS, menjadi downside risk yang berpotensi meningkatkan volatilitas pasar keuangan global.

"Semoga silaturahmi terus terjalin dengan baik, dan IJK dapat terus berkontribusi dalam memajukan perekonomian khususnya di Provinsi Jambi," terangnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads