Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang menyiagakan ratusan personel dan puluhan unit kendaraan operasional untuk mengawal arus mudik Lebaran 1447 H. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran mobilitas warga dan angkutan barang selama masa perayaan hari raya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto menjelaskan bahwa total 480 personel gabungan akan dikerahkan ke lapangan. Jumlah tersebut terdiri dari 165 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 315 Non-PNSD.
"Personel akan disebar di berbagai titik strategis untuk melakukan pengawasan, penjagaan, serta pengaturan lalu lintas mulai dari menjelang hingga sesudah Lebaran," ujarnya dari keterangan resmi yang diterima, Jumat (6/3/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut, untuk mendukung pergerakan personel, Dishub menyiagakan 10 unit mobil operasional, 30 unit motor, dan 3 unit mobil derek. Fasilitas derek ini disiapkan khusus untuk mengevakuasi kendaraan yang mogok agar tidak memicu kemacetan.
"Tidak hanya di darat, kesiapsiagaan juga dilakukan di jalur perairan dengan menyiagakan 4 unit Jet Ski, 2 unit Speedboat, 4 unit Bus Air, hingga kapal Musi Cruise. Armada ini disiapkan untuk memantau titik-titik wisata dan transportasi air," jelasnya.
Dishub juga menyiapkan 1 unit mobil pengujian keliling dan 4 unit crane untuk perbaikan lampu jalan. Hal ini dilakukan agar fasilitas pendukung jalan tetap berfungsi optimal selama arus mudik berlangsung.
Agus juga menjelaskan, bahwa operasional posko lebaran Dishub akan dimulai pada H-5 (15 Maret) hingga H+3 (23 Maret) 2026. Sementara untuk arus mudik diprediksi akan berlangsung sejak 13 Maret hingga 27 Maret 2026.
"Tentunya seluruh petugas di lapangan diinstruksikan untuk memberikan pelayanan prima dengan prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Warga diharapkan merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan moda transportasi publik maupun pribadi," katanya.
Dia mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mensukseskan visi misi 'Transportasi Maju Nusantara Baru' melalui penyelenggaraan angkutan lebaran yang kondusif. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama selama masa operasi berlangsung.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
