Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri dalam kondisi aman.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi menjelaskan pemerintah daerah melakukan pemantauan stok dan koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
Ruzuan mengatakan berbagai komoditas utama seperti beras, ayam, hingga telur masih tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stok untuk bulan Ramadan ini cukup aman. Ketersediaan kita cukup, mulai dari beras yang bahkan bisa bertahan tiga sampai empat bulan ke depan. Kemudian ayam kita surplus, telur juga surplus, dan hampir seluruh bahan pokok kita cukup sampai menjelang Lebaran nanti," kata Ruzuan kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi pasokan di pasar maupun distributor. Hal ini dilakukan agar potensi gangguan distribusi maupun kekurangan stok dapat segera diantisipasi.
Menurutnya, peningkatan permintaan bahan pangan saat Ramadan sudah menjadi pola tahunan yang selalu dipersiapkan pemerintah.
"Nah tentunya kita selalu memantau perkembangan dan monitoring terhadap ketersediaan ini. Kita juga sudah mengantisipasi adanya peningkatan permintaan masyarakat selama Ramadan," ujarnya.
Ruzuan menambahkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah lain dan para pelaku distribusi pangan, juga terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.
"Kita melakukan kerja sama antar daerah, komunikasi yang intens, serta monitoring yang sering dilakukan agar kestabilan harga maupun ketersediaan barang tetap terjaga," katanya.
Ruzuan juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak selama Ramadan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, ketersediaan bahan pokok di Sumatera Selatan dalam kondisi cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan pangan menjelang Idulfitri.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di Detikcom.
(dai/dai)











































