Anggota Satpol PP Kota Palembang, Sumatera Selatan, bernama Muhammad Iqbal Ibrahim (37), dilaporkan hilang hampir satu bulan usai tidak kembali ke rumah. Istrinya, Evaria Dewi (44), melapor ke Polrestabes Palembang lantaran khawatir keberadaan suaminya yang tak kunjung ada kabar.
Evaria menceritakan bahwa suaminya terakhir kali berkomunikasi melalui telepon dengannya pada 9 Februari 2026 sekitar pukul 17.15 WIB.
Dalam percakapan tersebut, korban sempat mencurahkan isi hatinya mengenai adanya masalah yang sedang dihadapi, baik di lingkungan kantor maupun masalah internal keluarga Namun, setelah percakapan telepon itu berakhir, korban tidak pernah pulang ke kediamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi terakhir dia curhat ada masalah di kantor," ungkapnya, saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (4/3/2026).
Evaria pun berinisiatif mendatangi kantor Satpol PP Kota Palembang di Jalan Sukarela, Sukarami, untuk mencari keberadaannya.
"Ketika saya mendatangi kantornya, kata rekan-rekannya sekitar pukul 17.15 WIB suami saya masih ada. Tapi saat dicari lagi, sudah tidak ada," ujarnya.
Evaria menduga tekanan di tempat kerja tersebut menjadi pemicu sang suami menghilang.
Sejauh ini, pihak keluarga telah berupaya mencari Iqbal ke berbagai tempat, mulai dari kantor hingga rumah kerabat, namun hasilnya nihil.
Evaria pun memohon bantuan masyarakat bagi yang melihat atau mengetahui keberadaan suaminya Muhammad Iqbal Ibrahim, dapat menghubungi nomor telepon 082176442010 atau melaporkan ke kantor polisi terdekat.
"Saya berharap sekali informasi dari masyarakat yang mengetahui keberadaan suami saya," tutupnya.
Sementara itu, Pihak kepolisian melalui KA SPKT Polrestabes Palembang membenarkan adanya laporan hilanganya orang tersebut.
"Benar, laporan orang hilang tas nama Muhamad Iqbal Ibrahim sudah kami terima selanjutnya akan segera kami teruskan ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Pamapta I Hendra Yuswoyo.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
