Kenapa Malam Nuzulul Quran Istimewa? Ini Makna dan Sejarahnya

Kenapa Malam Nuzulul Quran Istimewa? Ini Makna dan Sejarahnya

Rika Amelia - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 20:00 WIB
Ramadan juga memiliki banyak keistimewaan, salah satunya malam Nuzulul Quran setiap 17 Ramadan. Lantas, kapan Nuzulul Quran 2023? Cek jadwalnya di sini.
Foto: Ilustrasi malam Nuzulul Quran (Pradita Utama)
Palembang -

Malam Nuzulul Quran adalah malam yang istimewa, dan ini selalu menjadi pertanyaan yang sering muncul setiap bulan Ramadan, terutama saat memasuki 17 Ramadan. Malam Nuzulul Quran diperingati sebagai momen turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW, yang menandai awal diturunkannya Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia.

Peristiwa tersebut bukan hanya bernilai sejarah, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Quran.

Berikut penjelasan lengkap mengenai kenapa malam Nuzulul Quran istimewa serta makna dan sejarahnya dalam islam. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Malam Nuzulul Quran

Dilansir laman Program Ilmu Magister Al-Quran dan Tafsir UIN Walisongo dan laman Kementerian Agama RI, tanggal 17 Ramadan dikenal sebagai momen turunnya wahyu pertama kepada Muhammad, yang kemudian diperingati sebagai Malam Nuzulul Qur'an.

Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas yang dikutip dalam Tafsir al-Tabari karya Al-Tabari, lima ayat pertama dari Surah Al-'Alaq diturunkan saat Rasulullah berkhalwat di Gua Hira. Peristiwa ini terjadi pada tahun 610 M ketika beliau berusia 40 tahun.

ADVERTISEMENT

Saat itu, Nabi Muhammad SAW tengah menyendiri untuk beribadah dan merenungi kondisi masyarakat Arab yang berada dalam masa jahiliah. Tiba-tiba, Malaikat Jibril datang dan menyampaikan wahyu pertama dengan perintah "Iqra'" (Bacalah). Momen tersebut membuat Rasulullah terkejut dan ketakutan, namun dari situlah dimulai tugas besar kenabian untuk menyampaikan risalah Islam kepada seluruh umat manusia.

Para ulama menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur'an terjadi dalam dua tahap, dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia (Baitul Izzah), kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun. Penurunan secara berangsur-angsur ini bertujuan agar ajaran Islam mudah dipahami, dihafal, dan diamalkan oleh umat.

Sejarah Malam Nuzulul Qur'an bukan hanya menandai awal kenabian, tetapi juga menjadi titik balik peradaban dunia. Dari masyarakat yang dipenuhi praktik jahiliah, lahirlah ajaran tauhid, keadilan, dan kemanusiaan yang dibawa oleh Al-Qur'an. Hingga kini, peringatan 17 Ramadan menjadi momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang memberi cahaya dan petunjuk bagi umat Islam.

Makna Nuzulul Quran

Nuzulul Qur'an bukan hanya peristiwa sejarah tentang turunnya Al-Qur'an, tetapi juga menjadi panggilan bagi setiap Muslim untuk melakukan introspeksi diri. Momen ini menjadi peringatan bagi kita, mengenai sudah sejauh mana Al-Quran dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari? Apakah ajarannya sudah tercermin dalam sikap, ucapan, dan keputusan hidup kita? Nuzulul Qur'an menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki kualitas iman, ibadah, dan amal agar semakin sesuai dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Al-Qur'an.

Di bulan Ramadan, terutama pada malam Nuzulul Qur'an, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak tadabbur atau merenungkan makna ayat-ayat Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 82, "Afalaa yatadabbaruunal Qur'aan..." yang artinya, "Maka apakah mereka tidak merenungkan Al-Qur'an?" Ayat ini mengingatkan bahwa Al-Qur'an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan direnungkan agar dapat diamalkan dalam kehidupan nyata.

Makna Nuzulul Quran juga bersifat sosial. Artinya, ajaran Al-Qur'an tidak hanya memperbaiki individu, tetapi juga menjadi solusi bagi berbagai persoalan masyarakat, seperti krisis moral, ketidakadilan, hingga masalah sosial dan ekonomi. Al-Qur'an adalah sumber nilai yang mampu membawa perubahan besar jika benar-benar diterapkan. Ia bukan sekadar bacaan saat ibadah, melainkan pedoman hidup yang menyeluruh dan relevan sepanjang zaman.

Kenapa Malam Nuzulul Quran Istimewa

Malam Nuzulul Quran memiliki banyak keistimewaan karena pada malam itulah Muhammad diangkat menjadi Rasul dan menerima wahyu pertama saat berusia 40 tahun di Gua Hira pada 17 Ramadan. Malam ini juga menjadi penguat hati Rasulullah dan para sahabat dalam menghadapi berbagai cemoohan dan tantangan saat berdakwah, sehingga mereka tetap teguh di jalan Allah SWT.

Keistimewaan lainnya, malam Nuzulul Qur'an menjadi simbol pertolongan dan rahmat Allah SWT bagi umat Islam. Pada malam turunnya Al-Qur'an, para malaikat turun ke bumi untuk mendoakan orang-orang yang beribadah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur'an, dan beri'tikaf untuk meraih keberkahan malam tersebut.

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 dijelaskan bahwa Al-Qur'an adalah petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang benar dan batil. Al-Qur'an juga menjadi syifa' atau penyembuh bagi berbagai persoalan hidup. Inilah sebabnya malam Nuzulul Qur'an begitu istimewa karena menjadi awal turunnya cahaya petunjuk yang mengantarkan manusia menuju ketakwaan dan kebahagiaan dunia serta akhirat.

Nah itulah keistimewaan malam Nuzulul Quran beserta sejarah dan maknanya yang harus diketahui detikers. Semoga bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads