Marching Band Juara Internasional Tampil di Cap Go Meh Pulau Kemaro 2026

Sumatera Selatan

Marching Band Juara Internasional Tampil di Cap Go Meh Pulau Kemaro 2026

Nadiya - detikSumbagsel
Minggu, 01 Mar 2026 23:07 WIB
Penampilan marching band di Puncak Cap Go Meh Palembang
Foto: Penampilan marching band di Puncak Cap Go Meh Palembang (Amir Yusuf)
Palembang -

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro tahun ini tampil beda dengan kehadiran Marching Band Cakrawala Spensa dari SMP Negeri 1 Palembang. Grup juara internasional ini tampil perdana membawakan tema khusus "The Legend of Pulau Kemaro" di lokasi aslinya.

Penampilan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sebuah grup marching band diberi ruang untuk tampil di tengah sakralnya perayaan Cap Go Meh. Penampilan mereka menjadi magnet baru bagi ribuan wisatawan yang memadati area pagoda.

Pelatih Marching Band Cakrawala Spensa, Adi Wijaya mengatakan penampilan ini merupakan undangan khusus dari Dinas Pariwisata Kota Palembang. Hal ini menyusul prestasi gemilang mereka yang meraih juara pertama di Jakarta International Drum Corps International pada Desember 2025 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sangat excited karena ini kali pertama marching band tampil di Pulau Kemaro. Kebetulan tema kita tahun ini memang 'The Legend of Pulau Kemaro' yang kemarin kita bawa lomba di ajang internasional dengan lisensi dari Amerika," ungkapnya kepada detikSumbagsel, Minggu (1/3/2026).

Penampilan marching band di Puncak Cap Go Meh PalembangPenampilan marching band di Puncak Cap Go Meh Palembang Foto: Nadiya

Dalam penampilannya, grup ini membawakan lagu ikonik Gending Sriwijaya serta musik bernuansa oriental. Tak hanya musik, mereka juga menyuguhkan konsep konser yang menceritakan kisah cinta Siti Fatimah dan Tan Bun An.

ADVERTISEMENT

"Kostum yang kita pakai ini juga didesain khusus sesuai konsep, ada bau Melayu dan Chinese-nya. Alhamdulillah kostum ini juga terpilih sebagai yang terbaik saat lomba di Jakarta kemarin," jelasnya.

Meski tampil di tengah bulan Ramadan, Ia menyebut para personelnya tetap semangat menjalani persiapan selama dua minggu. Tantangan cuaca dan dahaga saat puasa tidak menyurutkan semangat mereka untuk tampil maksimal sebanyak dua kali, yakni pada pukul 17.00 WIB dan 19.00 WIB.

"Walaupun kondisi bulan puasa, tapi kita tetap semangat. Kita ingin memaksimalkan apa yang sudah kita tampilkan di Jakarta untuk dibawa ke sini, ke tempat aslinya legenda itu berasal," tambahnya.

Ia berharap kehadiran mereka dapat menambah kemeriahan Cap Go Meh yang kini sudah merambah level internasional. Ia juga berharap Kota Palembang semakin dikenal melalui ikon Pulau Kemaro.

"Semoga Cap Go Meh tahun ini membawa berkah untuk semua. Kami sangat bangga bisa berpartisipasi dan berharap ke depannya bisa terus terlibat dalam momen besar seperti ini," tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads