Umat Tridharma mulai melakukan berbagai rangkaian ritual sembahyang menjelang puncak perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan. Ritual dilakukan mulai dari mengundang dewa-dewi hingga sembahyang di tujuh titik dermaga.
Pantauan detikSumbagsel di lokasi, ratusan umat mulai memadati Kelenteng Hok Tjing Rio yang berada di tengah pulau. Mereka tampak khusyuk melakukan ibadah di berbagai altar yang telah disiapkan panitia.
Panitia Cap Go Meh Pulau Kemaro, Tjik Harun mengatakan rangkaian ritual hari ini merupakan persiapan spiritual sebelum acara puncak malam nanti. Hal ini dilakukan sebagai bentuk laporan kepada dewa-dewi terkait perayaan yang akan digelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ritual kita ini untuk melapor kepada dewa-dewi bahwa kita akan mengadakan perayaan. Kita undang mereka untuk meramaikan acara di sini," ungkapnya kepada detikSumbagsel, Minggu (1/3/2026).
Selain ritual kepada dewa-dewi, pihak panitia juga menggelar sembahyang khusus di tujuh titik dermaga sepanjang jalur Sungai Musi. Ritual ini dimaksudkan untuk memohon keselamatan bagi ribuan pengunjung yang datang menggunakan jalur air.
"Ada tujuh titik dermaga yang kita sembahyangi, mulai dari dermaga pusat kota sampai di Kelenteng Serikat 16 Ilir. Kita sembahyang kepada dewa laut supaya masyarakat yang naik kapal itu tidak ada masalah," jelasnya.
Harun menyebut, antusiasme umat dan wisatawan sudah terlihat sangat tinggi sejak beberapa hari lalu. Bahkan, banyak warga yang datang untuk sekadar ngabuburit sambil menyaksikan rangkaian ibadah ini.
"Kemarin malam Minggu itu sudah luar biasa ramai. Pengunjung membaur saja, ada yang ibadah dan ada yang wisata sambil jalan-jalan," ungkapnya.
Seluruh rangkaian ibadah hari ini akan ditutup dengan prosesi puncak pada tengah malam nanti. Panitia akan menggelar tradisi potong kambing hitam tepat di depan makam keramat Siti Fatimah.
"Nanti jam 12 malam puncaknya, potong kambing warna hitam. Itu simbol puji syukur atas apa yang didapatkan tahun kemarin, dan berharap tahun depan lebih bagus lagi," tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
