Ramai Pasar Beduk Kalidoni, Warga Serbu Takjil dan Lauk Khas Palembang

Sumatera Selatan

Ramai Pasar Beduk Kalidoni, Warga Serbu Takjil dan Lauk Khas Palembang

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Jumat, 20 Feb 2026 23:41 WIB
Suasana ramainya Pasar Beduk Kalidoni di Palembang, Sumatera Selatan
Foto: Suasana ramainya Pasar Beduk Kalidoni di Palembang, Sumatera Selatan (Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Suasana Pasar Beduk di Jalan H. Abdul Rozak, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali ramai dipadati warga pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Pasar musiman yang selalu hadir setiap tahun ini mulai dipenuhi pembeli sejak pukul 15.00 WIB, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau macet sejak sekitar pukul 15.30 WIB akibat meningkatnya aktivitas masyarakat yang berburu menu berbuka puasa.

Berdasarkan pantauan detikSumbagsel, Jumat (20/2/2026), lapak-lapak pedagang terlihat sudah mulai berjualan sejak pukul 15.00 WIB sore. Satu per satu warga berdatangan, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil, untuk membeli aneka takjil hingga makanan berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beragam kuliner khas Palembang tersaji di pasar beduk tersebut. Mulai dari pempek, laksan, celimpungan, burgo, hingga risol. Tak ketinggalan aneka jajanan pasar seperti kue putu ayu, dadar gulung, srikayo, martabak shanghai, dan lumpia yang tersusun rapi di atas meja dagangan.

Untuk menu makanan berat, tersedia ayam bakar, ayam kecap khas Palembang, pindang patin dan pindang tulang, brengkes, pepes, martabak telur kari, hingga aneka lauk lainnya yang siap menjadi santapan berbuka puasa bersama keluarga.

ADVERTISEMENT

Salah seorang pengunjung, Desi, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak terjebak macet dan bisa leluasa memilih makanan.

"Kalau datangnya agak sore sedikit biasanya sudah ramai sekali. Jadi saya pilih datang jam tiga supaya bisa pilih-pilih. Di sini lengkap, dari takjil sampai lauk berat ada semua," ujarnya.

Pengunjung lainnya, Yanti, mengatakan pasar beduk di kawasan Kalidoni sudah menjadi agenda rutin keluarganya setiap Ramadan.

"Hampir tiap tahun pasti ke sini. Anak-anak biasanya minta pempek sama kue srikayo. Sekalian beli pindang buat makan di rumah," katanya.

Sementara itu, Lia menilai suasana pasar beduk memberikan nuansa khas Ramadan yang sulit ditemukan di hari biasa.

"Seru saja suasananya. Ramai, banyak pilihan makanan khas Palembang, dan rasanya jadi lebih terasa vibes Ramadan-nya," tuturnya.

Meski sempat menyebabkan kepadatan kendaraan di sekitar Jalan H. Abdul Rozak, antusiasme warga tidak surut. Pasar beduk ini kembali membuktikan diri sebagai salah satu tradisi Ramadan yang selalu dinanti masyarakat Palembang dari tahun ke tahun.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads