Mengapa Formasi Pranata Komputer Jadi Prioritas Pada Seleksi PPPK 2026?

Rhessya Maris - detikSumbagsel
Sabtu, 17 Jan 2026 20:00 WIB
Foto: Ilustrasi tes PPPK (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Palembang -

Dalam beberapa tahun terakhir, setiap kali pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dibuka, formasi Pranata Komputer selalu mendominasi daftar posisi yang paling dibutuhkan. Bagi detikers yang memiliki latar belakang pendidikan Teknologi Informasi (TI) atau ilmu komputer, fenomena ini tentu menjadi kabar baik.

Namun, pernahkah detikers bertanya-tanya, mengapa pemerintah memprioritaskan tenaga ahli IT di tengah upaya efisiensi jumlah PNS? Mengapa posisi ini paling dicari sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)?

Mari kita bedah secara tuntas dalam artikel ini.

Apa itu PPPK?

PPPK adalah singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.

Sederhananya, PPPK adalah pegawai profesional yang direkrut oleh negara untuk mengisi jabatan-jabatan spesifik-terutama Jabatan Fungsional seperti guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis/IT-dengan sistem kontrak yang bisa diperpanjang sesuai kebutuhan dan kinerja.

Sektor dan Formasi yang Paling Dicari dalam Seleksi PPPK

Berdasarkan arah kebijakan Kementerian PANRB dan tren rekrutmen di portal SSCASN BKN, berikut adalah empat sektor utama yang menjadi prioritas nasional:

1. Sektor Pendidikan

Sektor ini selalu menjadi penyumbang kuota terbesar setiap tahunnya. Pemerintah fokus menuntaskan ketersediaan guru di sekolah negeri dan daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

2. Sektor Kesehatan

Pemerintah berkomitmen memperkuat sistem ketahanan kesehatan dan pemerataan fasilitas kesehatan. Formasi paling dicari antara lain Perawat, Bidan, Dokter Spesialis, Apoteker, Tenaga Gizi, dan Tenaga Promosi Kesehatan.

3. Sektor Tenaga IT dan Teknis

Seiring perkembangan zaman, pemerintah mengupayakan SDM yang memiliki skill teknologi tinggi. Formasi prioritas mencakup Analis Data, Cyber Security Specialist, dan Pengembang Sistem. Selain itu, dibuka juga posisi teknis seperti Arsiparis, Analis Kebijakan, Perencana, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, dan Pranata Humas.

4. Sektor Ketahanan Pangan & Lapangan

Berhubungan langsung dengan ekonomi riil di daerah, formasi yang paling dicari adalah Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan, dan Teknisi Bangunan/Infrastruktur.

Mengapa Formasi Pranata Komputer Paling Dicari?

Ada alasan strategis mengapa pemerintah memberikan porsi besar bagi tenaga digital di tahun 2026. Berikut penjelasannya:

1. Transformasi Sistem (SPBE)

Pemerintah Indonesia sedang melakukan perombakan sistem kerja melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai Perpres No. 95 Tahun 2018. Untuk menjalankan sistem yang transparan dan akuntabel ini, dibutuhkan tenaga profesional yang memahami arsitektur IT, bukan sekadar tenaga administrasi yang belajar IT secara otodidak.

2. Penguatan Keamanan Siber

Banyaknya berita serangan siber dan kebocoran data menjadi pengingat bahwa infrastruktur digital negara membutuhkan benteng kuat. Pranata Komputer dibutuhkan untuk mitigasi risiko, pengelolaan server yang aman, dan implementasi protokol enkripsi data standar nasional.



Simak Video "Video Zulkifli Hasan: 32 Ribu Pegawai BGN Bakal Diangkat Jadi PPPK"


(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork