Informasi mengenai seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 masih banyak dicari oleh masyarakat. Hal ini didasari tingginya minat untuk menjadi abdi negara.
Pertanyaan kapan pendaftaran CPNS 2026 hingga jadwal lengkapnya terus saja ada di laman pencarian. Karena pada pembukaan seleksi CPNS terakhir pada 2024 lalu CPNS dibuka pada pertengahan tahun.
Lalu, tahun 2026 ini apakah ada pembukaan CPNS dan kapan mulai pendaftarannya? Simak artikel ini sampai selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CPNS 2026 Kapan Dibuka?
Hingga awal April 2026 ini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan CPNS 2026. Prosesnya masih pada tahap pembahasan dan pematangan skema rekrutmen oleh pemerintah.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa seleksi CPNS berpotensi dibuka pada tahun 2026. Namun, ia menegaskan bahwa pengumuman tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena perlu mempertimbangkan kesiapan anggaran serta kebutuhan kompetensi.
"Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya," ujar Rini pada Februari lalu.
Ilustrasi pendaftaran CPNS 2026. Foto: Chat |
CPNS Masih Tahap Finalisasi
Senada dengan itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan bahwa skema rekrutmen CPNS 2026 masih dalam tahap perumusan dan finalisasi.
Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh kementerian telah mengajukan kebutuhan pegawai. Namun, jumlah formasi belum bisa diumumkan karena masih mempertimbangkan prioritas nasional serta kemampuan keuangan negara.
"Belum, sedang kita finalkan, kita rumuskan," ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun kebutuhan ASN melalui sistem elektronik yang mengacu pada berbagai faktor, seperti jumlah pegawai yang akan pensiun, kebutuhan layanan publik, hingga program strategis nasional.
Perkiraan Jadwal CPNS 2026
Meski belum ada jadwal resmi, banyak pihak memperkirakan bahwa seleksi CPNS 2026 akan dibuka pada kuartal ketiga tahun ini, yakni sekitar Agustus hingga September 2026.
Perkiraan ini merujuk pada pola seleksi tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, pendaftaran CPNS dibuka pada 20 Agustus hingga 10 September. Sementara pada 2023, pendaftaran berlangsung pada pertengahan September hingga awal Oktober.
Namun, perlu diingat bahwa jadwal tersebut masih bersifat prediksi. Masyarakat tetap disarankan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Ilustrasi Seleksi CPNS Foto: Kemenkumham |
Perkiraan Formasi 160 Ribu Kursi
Kabar baik datang dari pemerintah yang mengisyaratkan adanya kebutuhan besar untuk ASN pada tahun 2026. Menteri PANRB menyebutkan bahwa sekitar 160 ribu aparatur sipil negara akan memasuki masa pensiun.
Jumlah tersebut menjadi peluang besar bagi calon pelamar CPNS untuk mengisi kekosongan yang ada.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu," ujar Rini Widyantini.
Formasi tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi, termasuk sektor pelayanan publik, tenaga teknis, hingga bidang digital.
Arah Rekrutmen CPNS 2026
Pemerintah juga mengisyaratkan adanya perubahan strategi dalam rekrutmen CPNS 2026. Salah satu fokus utama adalah memberikan peluang lebih besar bagi lulusan baru (fresh graduate).
Langkah ini dilakukan untuk mendukung regenerasi ASN agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain itu, setiap instansi diminta melakukan analisis kebutuhan jangka panjang, termasuk menentukan jabatan yang perlu ditambah (positive growth) maupun yang akan dikurangi (minus growth).
Di sisi lain, pemerintah juga masih fokus menyelesaikan penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebelum membuka rekrutmen CPNS secara penuh.
Dasar Hukum Rekrutmen ASN
Rekrutmen ASN, termasuk CPNS 2026, mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Regulasi ini menekankan sistem meritokrasi, transparansi, serta fleksibilitas dalam pengisian jabatan.
Dengan aturan tersebut, formasi CPNS nantinya akan lebih disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan, termasuk kebutuhan tenaga digital dan pelayanan publik di berbagai daerah.
Ilustrasi link pendaftaran CPNS 2026 Foto: Istimewa/ Unsplash.com |
Syarat Daftar CPNS 2026
Meski pemerintah belum mengumumkan secara resmi terkait pembukaan CPNS 2026, detikers yang berencana mengikuti seleksi dapat mengetahui syarat untuk mendaftarkan diri. Dengan demikian, ketika benar-benar sudah buka, detikers tinggal mendaftar saja.
Disadur dari laman SSCASN BKN, berikut persyaratan yang harus dimiliki oleh calon peserta CPNS.
Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun atau maksimal 40 tahun untuk jabatan tertentu.
Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan tidak hormat sebagai PNS/Prajurit TNI/Kepolisian Negara RI.
Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara RI.
Tidak menjadi anggota/pengurus Parpol atau terlibat politik praktis.
Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan.
Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.
Dokumen Pendaftaran CPNS 2026
Selain persyaratan di atas, calon peserta juga wajib menyiapkan sejumlah dokumen yang nantinya harus diunggah saat pendaftaran. Berikut dokumen yang perlu disiapkan.
Scan Kartu Keluarga (KK).
Scan pas foto berlatar belakang merah (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
Scan swafoto (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
Scan KTP (maksimal 200 KB, format JPEG/JPG).
Scan ijazah + sertifikat pendidik (Serdik)/STR (maksimal 800 KB, format PDF).
Scan transkrip nilai (maksimal 500 KB, format PDF).
Scan surat penugasan guru (khusus THK-2) dengan ukuran maksimal 500 KB dalam format PDF.
Dokumen lainnya sesuai kebutuhan instansi yang akan dilamar.
Alur Pendaftaran CPNS 2026
Alur mendaftar CPNS 2026 diperkirakan hampir sama dengan alur pendaftaran tahun-tahun sebelumnya. Kembali dirujuk dari laman SSCASN BKN, berikut alur pendaftaran CPNS yang harus diikuti oleh pelamar.
1. Daftar Akun di Portal SSCASN BKN
Pada saat pendaftaran akun, para pelamar diminta untuk mengisi data berikut:
NIK, nomor KK, nama lengkap, tempat tanggal lahir, no handphone, kabupaten/kota (tempat KTP diterbitkan) dan email aktif.
Password akun SSCASN dan pertanyaan pengaman.
Upload foto KTP maksimal 200Kb dan melakukan swafoto.
Setelah itu, pelamar dapat mencetak kartu informasi akun.
2. Daftar Formasi
Pelamar dapat mendaftar formasi dengan alur berikut:
Mengisi Biodata.
Memilih Jenis Seleksi (CPNS).
Memilih Farmasi.
Meng-upload Dokumen.
Mengecek resume.
Mencetak Kartu Pendaftaran.
3. Seleksi Administrasi
Setelah pelamar mendaftarkan diri ke formasi yang akan dilamar. Selanjutnya panitia akan melakukan verifikasi terkait data pelamar. Kemudian, panitia akan mengumumkan hasil seleksi administrasi. Jika pelamar merasa keberatan atas hasil seleksi atau terdapat kesalahan verifikasi oleh panitia. Maka pelamar dapat mengajukan sanggah. Pelamar yang dinyatakan lulus administrasi dapat mencetak kartu ujian.
4. Seleksi Kompetensi
Data peserta yang lolos Seleksi Administrasi dikirim ke CAT-BKN untuk Ujian Seleksi Kompetensi. Seluruh nilai Seleksi Kompetensi ini kemudian akan dikirimkan ke SSCASN untuk dilakukan pengolahan nilai berdasarkan passing grade ataupun peraturan afirmasi yang ditetapkan.
Peserta yang lulus seleksi administrasi dan sebelumnya telah mengikuti seleksi Kompetensi Dasar pada Seleksi CPNS 2023 dengan jenjang pendidikan yang sama.
Ujian SKD dengan CAT BKN dilanjutkan dengan ujian SKB bagi peserta yang dinyatakan lulus Ujian SKD.
5. Pengumuman Kelulusan
Setelah seleksi kompetensi selesai dilaksanakan, panitia akan mengumumkan hasil kelulusan sebagai CPNS. Pelamar juga dapat melakukan sanggah kepada panitia terkait hasil pengumuman. Bagi pelamar yang dinayatakan lulus, lalu diminta untuk melakukan pemberkasan.
Ilustrasi CPNS 2026 Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong |
Waspada Informasi Hoaks
Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi jadwal CPNS yang beredar di media sosial.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait jadwal pendaftaran CPNS 2026. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk hanya mengakses informasi dari kanal resmi pemerintah.
Selain itu, calon pelamar juga diimbau untuk tidak memberikan data pribadi kepada situs yang tidak jelas keamanannya.
Sambil menunggu pengumuman resmi, calon peserta sebaiknya mulai mempersiapkan diri. Salah satu langkah penting adalah mempelajari materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Meskipun jadwal resmi pembukaan CPNS 2026 belum diumumkan, berbagai sinyal dari pemerintah menunjukkan bahwa peluang rekrutmen tetap terbuka lebar. Dengan potensi formasi yang besar serta fokus pada lulusan baru, seleksi tahun ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling dinanti.
Karena itu, penting bagi calon pelamar untuk terus memantau informasi resmi dan mempersiapkan diri sejak sekarang agar tidak ketinggalan kesempatan emas ini.
Simak Video "Video Menkum Supratman: Tahun Ini Akan Terima CPNS Jatahnya hingga 900 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(tya/tya)















































