Petugas rescue Damkar Palembang mengevakuasi seorang bocah laki-laki inisial AL (8) yang terjepit di sebuah parit atau gorong-gorong. Diduga bocah tersebut hendak mengambil bola yang jatuh.
Bocah tersebut terjepit di dalam sebuah parit yang berada di Jalan Super Semar Lorong Musyawarah, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, pada Rabu (20/5/2026) sore.
AL terjepit di dalam parit tersebut kurang lebih 2,5 jam mulai dari dilaporkan terjepit hingga akhirnya bisa dievakuasi.
Petugas rescue sampai harus membobol sebagian parit agar bisa mengeluarkan anak tersebut dengan posisi tangan ditarik terlebih dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasi Rescue Damkar Palembang Deni mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian regu C rescue Damkar menuju ke lokasi.
"Kami menerima laporan dari ibu sang anak. Petugas datang ke lokasi dan evakuasi selesai sekitar pukul 18.41 WIB," katanya, Kamis (21/5/2026).
Salah satu petugas rescue yang mengevakuasi, Adi Candra mengatakan berdasarkan cerita dari sang ibu, anak tersebut hendak mengambil bola yang masuk ke dalam parit.
Tidak lama ia mendengar teriakan lalu memeriksa parit, terlihat tangan AL muncul dari dalam parit. Karena sulit dikeluarkan, akhirnya warga melapor ke orang tua dan ke damkar.
"Kalau dari keterangan ibunya, anak ini sudah tiga kali keluar masuk parit untuk ngambil bola, saat yang ketiga ini nyangkut sampai badan nggak bisa keluar. Perkiraan kejadian awal sekitar jam 4 sore ," ujarnya.
Petugas rescue harus menggunakan alat untuk membobol sebagian parit tempat anak tersebut terjepit, akhirnya bocah tersebut bisa dikeluarkan. Saat terjepit posisi sang anak terlentang di dalam parit.
(csb/csb)
