Rangkaian Peristiwa Penting dan Ajaib yang Dialami Nabi Muhammad SAW

Aldekum Fatih Rajih - detikSumbagsel
Rabu, 07 Jan 2026 18:00 WIB
Foto: Ilustrasi Isra Miraj (Getty Images/iStockphoto/Tabitazn)
Palembang -

Isra Miraj merupakan rangkaian peristiwa agung yang dialami Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, yaitu saat beliau melakukan perjalanan dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa.

Saat Isra Miraj, Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. Selain itu, terdapat banyak lagi keajaiban yang dialami oleh Rasulullah saat malam Isra Miraj.

Pengertian Isra Miraj

Meski sering disebut sebagai dua kejadian yang berbeda, Isra dan Miraj sejatinya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Isra bermakna perjalanan pada waktu malam. Peristiwa tersebut menggambarkan perjalanan Nabi Muhammad SAW yang terjadi secara luar biasa dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Peristiwa Isra dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Isra ayat 1.

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Adapun Miraj berarti kenaikan. Peristiwa ini menceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW yang dinaikkan ke langit, melewati beberapa lapisan hingga mencapai tempat yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Kisah Miraj disebutkan dalam Surah An-Najm ayat 13-18 yang artinya:

Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha, di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya, penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya, Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.

Peristiwa Penting dan Ajaib yang Dialami Nabi Muhammad Saat Isra Miraj

Dilansir dari NU Online dan sumber lainnya, berikut merupakan sejumlah rangkaian peristiwa penting dan ajaib yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW saat perjalanan Isra Miraj:

1. Dibelahnya Dada Rasulullah

Dada Nabi Muhammad saw dibelah untuk dibersihkan. Saat itu Allah mengutus Malaikat Jibril untuk membelah dada Rasulullah dan membersihkan hati Nabi dari potensi sifat buruk.

2. Menaiki Kendaraan Buraq

Perjalanan luar biasa tersebut dilakukan atas kehendak Allah SWT dan ditemani oleh Malaikat Jibril, dengan menaiki kendaraan Buraq, sebagai bentuk kemuliaan yang diberikan kepada Rasulullah SAW.

3. Jasad dan Ruh

Banyak ulama menyakatan pendapat soal Nabi melakukan Isra Miraj dengan jasad dan ruh. Ada yang berpendapat Nabi Isra Miraj dengan ruhnya saja, ada yang mengatakan Isra Nabi dengan jasad dan ruh, sementara Miraj dengan ruh, dan ada pula yang berargumen Nabi Isra Miraj dengan jasadnya saja.

Sementara itu, al-Buthy berpendapat, bahwa Islam adalah agama fitrah. Maksudnya, akidah dan semua hukum Islam sesuai dengan fitrah manusia.

4. Bertemu dengan Para Nabi Terdahulu

Dalam perjalanan Miraj, Rasulullah SAW dinaikkan ke langit pertama hingga langit ketujuh.

Pada setiap lapisan langit, beliau bertemu dengan para nabi terdahulu, di antaranya yaitu:

  • Nabi Adam di langit pertama.
  • Nabi Yahya dan Nabi Isa di langit kedua, Nabi Yusuf di langit ketiga.
  • Nabi Idris di langit keempat.
  • Nabi Harun di langit kelima.
  • Nabi Musa di langit keenam, dan Nabi Ibrahim di langit ketujuh.

5. Sholat Bersama Nabi di Masjidil Aqsa

Ketika tiba di Masjidil Aqsa, dengan menunggangi kendaraan buraq. Rasullulah melakukan salat dua rakaat dan diriwayatkan saat di sana, Ia menjadi imam bagi para nabi sebelumnya.

Berdasar Kitab Al-Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat, mulanya Nabi dan Malaikat Jibril masing-masing menunaikan salat sebanyak dua rakaat. Namun, setelah selesai, tiba-tiba masjid dipenuhi sekumpulan orang. Mereka adalah para nabi yang diutus Allah.



Simak Video "Video: One Way Arah Puncak Selesai, Lalin Normal Dua Arah"


(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork