Perbedaan Isra Miraj dan Maulid Nabi, Apa Saja Itu?

Perbedaan Isra Miraj dan Maulid Nabi, Apa Saja Itu?

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 20 Agu 2026 17:45 WIB
Warga memasang ornamen kaligrafi huruf arab bertuliskan Muhammad di kampung nelayan Nambangan Baru, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020). Pemasangan ornamen serta umbul-umbul berupa kerudung dan serban tersebut merupakan tradisi bagi masyarakat setempat dalam rangka menyambut hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/MOCH ASIM
Jakarta -

Isra Miraj dan Maulid Nabi SAW merupakan peristiwa penting dan bersejarah dalam Islam. Kedua momen ini selalu diperingati setiap tahunnya di Indonesia maupun negara lain.

Isra Miraj dan Maulid Nabi SAW memiliki persamaan yaitu berkaitan dengan kehidupan Rasulullah SAW. Lantas, apa perbedaan kedua momen bersejarah dalam Islam ini?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbedaan Isra Miraj dan Maulid Nabi SAW

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perbedaan Isra Miraj dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

1. Pengertian

Menurut buku Isra Miraj oleh Ibnu Hajar Al Asqalani, Isra Miraj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem (Isra). Dari sana, beliau diangkat naik ke langit sampai Sidratul Muntaha (Miraj) dalam satu malam.

ADVERTISEMENT

Miraj berasal dari kata 'araja, ya'ruju yang artinya naik ke atas tangga. Dalam hal ini, 'Miraj' adalah peristiwa naiknya Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha. Momen ini terjadi pada tahun ke-10 atau 11 sebelum hijrah atau sekitar tahun 621 Masehi.

Lain halnya dengan Maulid Nabi SAW yang merupakan peringatan peristiwa kelahiran Rasulullah SAW pada 12 Rabiul Awal. Tanggal tersebut berbeda-beda setiap tahunnya menurut kalender Masehi.

2. Makna Peristiwa

Ketika melaksanakan Isra Miraj, Rasulullah SAW membawa perintah salat 50 waktu. Namun dikurangi menjadi lima kali sehari sehingga disebut salat lima waktu yang dikenal hingga sekarang.

Adapun Maulid Nabi SAW sebetulnya pada masa sang rasul belum ada perayaan. Peringatan Maulid Nabi SAW sebagai tradisi keagamaan baru terjadi pada masa Dinasti Bani Fatimah, yaitu pada masa Raja Al-Muiz li Dinillah sekitar 341 - 365 H.

Maulid Nabi diperingati dengan tujuan untuk mengingat kembali sejarah tentang akhlak hingga kehidupan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan yang baik.

Ahmad Tsauri dalam bukunya Sejarah Maulid Nabi menyebutkan bahwa perayaan maulid Nabi SAW sudah dilakukan masyarakat muslim sejak tahun ke-2 Hijriah. Catatan itu juga merujuk pada kitab Wafa'ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa karya Nuruddin.

3. Waktu Terjadinya

Isra Miraj terjadi saat periode akhir kenabian di Makkah tepatnya sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Sementara itu, Maulid Nabi SAW baru ada setelah Rasulullah SAW wafat.

Isra Miraj merupakan perjalanan suci dan masuk dalam tiga perjalanan penting selama sejarah hidup Rasulullah, karena peristiwa ini menjadi titik balik dari kebangkitan dakwah Rasulullah. Sementara itu, Maulid Nabi merupakan bentuk tradisi umat Islam untuk mengingat kembali sejarah kehidupan Rasulullah SAW.

Kapan Isra Miraj dan Maulid Nabi 2026?

Mengacu pada Kalender Hijriah Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 atau 27 Rajab 1447 H. Sementara itu, Maulid Nabi baru akan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, atau 12 Rabiul Awal 1448 H.



(aeb/inf)
Maulid Nabi

Maulid Nabi

135 konten
Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi satu hari besar Islam yang jatuh pada September 2024. Peristiwa penting dalam sejarah Islam ini dilakukan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads