Isra Miraj dan Maulid Nabi SAW merupakan peristiwa penting dan bersejarah dalam Islam. Kedua momen ini selalu diperingati setiap tahunnya di Indonesia maupun negara lain.
Isra Miraj dan Maulid Nabi SAW memiliki persamaan yaitu berkaitan dengan kehidupan Rasulullah SAW. Lantas, apa perbedaan kedua momen bersejarah dalam Islam ini?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan Isra Miraj dan Maulid Nabi SAW
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perbedaan Isra Miraj dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
1. Pengertian
Menurut buku Isra Miraj oleh Ibnu Hajar Al Asqalani, Isra Miraj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem (Isra). Dari sana, beliau diangkat naik ke langit sampai Sidratul Muntaha (Miraj) dalam satu malam.
Miraj berasal dari kata 'araja, ya'ruju yang artinya naik ke atas tangga. Dalam hal ini, 'Miraj' adalah peristiwa naiknya Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha. Momen ini terjadi pada tahun ke-10 atau 11 sebelum hijrah atau sekitar tahun 621 Masehi.
Lain halnya dengan Maulid Nabi SAW yang merupakan peringatan peristiwa kelahiran Rasulullah SAW pada 12 Rabiul Awal. Tanggal tersebut berbeda-beda setiap tahunnya menurut kalender Masehi.
2. Makna Peristiwa
Ketika melaksanakan Isra Miraj, Rasulullah SAW membawa perintah salat 50 waktu. Namun dikurangi menjadi lima kali sehari sehingga disebut salat lima waktu yang dikenal hingga sekarang.
Adapun Maulid Nabi SAW sebetulnya pada masa sang rasul belum ada perayaan. Peringatan Maulid Nabi SAW sebagai tradisi keagamaan baru terjadi pada masa Dinasti Bani Fatimah, yaitu pada masa Raja Al-Muiz li Dinillah sekitar 341 - 365 H.
Maulid Nabi diperingati dengan tujuan untuk mengingat kembali sejarah tentang akhlak hingga kehidupan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan yang baik.
Ahmad Tsauri dalam bukunya Sejarah Maulid Nabi menyebutkan bahwa perayaan maulid Nabi SAW sudah dilakukan masyarakat muslim sejak tahun ke-2 Hijriah. Catatan itu juga merujuk pada kitab Wafa'ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa karya Nuruddin.
3. Waktu Terjadinya
Isra Miraj terjadi saat periode akhir kenabian di Makkah tepatnya sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Sementara itu, Maulid Nabi SAW baru ada setelah Rasulullah SAW wafat.
Isra Miraj merupakan perjalanan suci dan masuk dalam tiga perjalanan penting selama sejarah hidup Rasulullah, karena peristiwa ini menjadi titik balik dari kebangkitan dakwah Rasulullah. Sementara itu, Maulid Nabi merupakan bentuk tradisi umat Islam untuk mengingat kembali sejarah kehidupan Rasulullah SAW.
Kapan Isra Miraj dan Maulid Nabi 2026?
Mengacu pada Kalender Hijriah Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 atau 27 Rajab 1447 H. Sementara itu, Maulid Nabi baru akan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, atau 12 Rabiul Awal 1448 H.
