Damkarmat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) melaporkan sebanyak enam kasus kebakaran terjadi dalam 8 hari atau pekan pertama September 2026. Kebakaran berdampak pada 81 bangunan terdiri dari rumah warga, kafe dan kios di Pasar Pabaeng-baeng.
Dalam catatan pemberitaan detikSulsel, kasus pertama melanda Asrama TNI Mattoanging di Jalan Opu Daeng Risaju-Pajongan Daeng Ngalle pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.41 Wita. Kebakaran menghanguskan 35 rumah dan 2 orang dilaporkan mengalami luka.
"Kemudian tadi laporan masuk jam 13.41 di Mako, api sudah membakar dan pemadaman berlangsung kurang lebih 1 jam 20 menit. Data terbaru, 35 rumah (terbakar) berikut yang terdampak," ujar Kadis Damkar Makassar Fadli Wellang kepada wartawan di lokasi.
Sebanyak 78 personel dan 26 armada Damkarmat diterjunkan memadamkan api. Proses pemadaman sempat terkendala jalanan yang sempit dan angin bertiup cukup kencang saat terjadi kebakaran.
"Kendala tentu karena Jalan akses tadi cukup kecil, kemudian angin bertiup sangat kencang tadi saat pemadaman. Ini yang mempercepat terjadinya proses kebakaran," bebernya.
Kepala BPBD Makassar, Fadli Tahar memastikan tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Namun, 2 orang mengalami luka dan telah mendapat penanganan medis.
"Satu korban laki-laki mengalami sesak napas dan dirujuk ke RS Bhayangkara oleh tim BPBD Makassar. Sementara satu korban laki-laki lainnya mengalami luka robek pada bagian dahi dan dirujuk ke RS Labuang Baji," ujar Fadli dalam keterangannya.
Danramil 1408-06/Mamajang, Kapten Arh Jamaluddin menyebut penyebab dan lokasi titik api pertama muncul masih diselidiki. Pihaknya masih melakukan penelusuran saksi-saksi saat kejadian.
"Ya itu masih sementara ditelusuri. Saya belum menanya dari mana, kita belum tahu. Sementara jalan," katanya.
Simak Video "Video: Niat Mau Bantu Padamkan Api, Pria di Makassar Tewas Tersengat Listrik"
(hsr/hsr)