Kebakaran Asrama TNI Mattoanging Makassar Hanguskan 35 Rumah, 2 Warga Luka

Kebakaran Asrama TNI Mattoanging Makassar Hanguskan 35 Rumah, 2 Warga Luka

Sahrul Alim - detikSulsel
Selasa, 01 Sep 2026 16:18 WIB
Kebakaran asrama TNI Mattoanging, Makassar.
Kebakaran asrama TNI Mattoanging, Makassar. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Kebakaran melanda Asrama TNI Mattoanging di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran menghanguskan 35 rumah dan 2 orang dilaporkan mengalami luka.

Insiden ini terjadi di Jalan Opu Daeng Risaju-Pajongan Deng Ngalle sekitar pukul 13.41 Wita. Api berhasil dipadamkan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), BPBD, TNI-Polri, dan dibantu warga sekitar.

"Kemudian tadi laporan masuk jam 13.41 di Mako, api sudah membakar dan pemadaman berlangsung kurang lebih 1 jam 20 menit. Data terbaru, 35 rumah (terbakar) berikut yang terdampak," ujar Kadis Damkar Fadli Wellang kepada wartawan di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya mengaku proses pemadaman sempat terkendala jalanan yang sempit. Termasuk angin bertiup cukup kencang saat terjadi kebakaran.

"Kendala tentu karena Jalan akses tadi cukup kecil, kemudian angin bertiup sangat kencang tadi saat pemadaman. Ini yang mempercepat terjadinya proses kebakaran," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Hasanuddin menyebut sebanyak 26 armada Damkarmat yang diterjunkan memadamkan api. Sementara jumlah personel mencapai 78 orang.

"Armada sekitar 25, ditambah Tim Rescue, satu unit rescue, jadi 26. Personel kurang lebih 78 orang," jelasnya.

Pihaknya menyebut insiden ini terjadi usai pemadaman listrik terjadi di wilayah tersebut. Meski demikian pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kebakaran ini.

"Penyebab sementara masih diselidiki karena tadi sempat mati lampu, kemudian menyala, dan terjadi kebakaran," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Makassar, Fadli Tahar memastikan tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Namun, 2 orang mengalami luka dan telah mendapat penanganan medis.

"Satu korban laki-laki mengalami sesak napas dan dirujuk ke RS Bhayangkara oleh tim BPBD Makassar. Sementara satu korban laki-laki lainnya mengalami luka robek pada bagian dahi dan dirujuk ke RS Labuang Baji," ujar Fadli dalam keterangannya.

Danramil 1408-06/Mamajang, Kapten Arh Jamaluddin menyebut penyebab dan lokasi titik api pertama muncul masih diselidiki. Pihaknya masih melakukan penelusuran saksi-saksi saat kejadian.

"Ya itu masih sementara ditelusuri. Saya belum menanya dari mana, kita belum tahu. Sementara jalan," pungkasnya.



(asm/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads