Kebakaran terjadi di tiga lokasi berbeda dalam semalam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden yang terjadi saat pemadaman listrik alias mati lampu tersebut menghanguskan empat rumah dan satu kafe.
Peristiwa itu terjadi di lokasi berbeda Kota Makassar pada Kamis (3/9/2026) malam. Kebakaran awalnya terjadi Jalan Bonto Lanra Lorong 1, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, pukul 20.45 Wita.
"Dampak kebakaran 3 unit rumah, terdiri dari 1 permanen dan dua semipermanen," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar M Fadli Tahar dalam keterangannya, Jumat (4/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu membuat 9 kepala keluarga dari 28 jiwa terdampak. Kebakaran diduga terjadi setelah salah satu penghuni menyalakan lilin saat mati lampu.
"Menurut keterangan salah satu penghuni kamar, api bermula dari salah satu penghuni yang menyalakan lilin saat mati lampu," jelasnya.
Kebakaran kemudian kembali terjadi di Jalan Toddopuli 7, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala sekitar pukul 21.50 Wita. Kebakaran menghanguskan bagian luar sebuah kafe.
"Api tiba-tiba muncul dari sofa dan membakar sofa akibat arus pendek dari stop kontak. Dugaan penyebab sementara, korsleting colokan listrik yang ada di bawah sofa," ucap Fadli.
Pada hari yang sama, kebakaran terjadi lagi di Jalan Suka Daeng Lurah 1, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, sekitar pukul 21.57 Wita. Satu rumah dilaporkan hangus di lokasi.
"Jumlah terdampak satu unit, jenis bangunan rumah panggung. Korban terdampak 1 KK, 3 jiwa," beber Fadli.
Menurut Fadli, kebakaran terjadi saat mati lampu. Informasi yang diterima, penghuni sempat menyalakan lilin dalam rumah.
"Tiba-tiba api sudah membesar dari dalam rumah, diduga lilin menyala saat mati lampu terus rumah ditinggalkan," jelasnya.
