Kebakaran hebat yang menghanguskan 56 unit rumah warga di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga akibat korsleting listrik. Rumah yang didominasi semi permanen membuat api cepat merambat.
"Diduga akibat korsleting listrik. Penyebab pasti masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar M Fadli Tahar dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).
Fadli menjelaskan, kondisi permukiman yang padat menjadi salah satu penyebab banyaknya rumah yang terbakar. Selain itu, mayoritas rumah merupakan semi permanen,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api dengan cepat merambat ke rumah-rumah warga yang mayoritas merupakan bangunan semi permanen sehingga mengakibatkan puluhan rumah terdampak," bebernya.
Adapun total rumah yang terbakar sebanyak 56 unit. Rumah terbakar tersebar di RT 04/RW 04 sebanyak 21 unit dan RT 05 sebanyak 35 unit.
"Rusak berat 26 unit lebih, rusak sedang 2 unit lebih, rusak ringan," katanya.
Diketahui, kebakaran terjadi di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7) dini hari. Insiden itu mengakibatkan satu warga mengalami luka-luka.
"Berdasarkan data sementara, kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 01.47 Wita mengakibatkan 56 unit rumah semi permanen terdampak," kata Fadli Tahar.
Sementara Ketua RW 04 Kelurahan Tallo, Farida menuturkan, bantuan kepada warga sudah mulai disalurkan. Pemkot Makassar juga ada rencana perbaikan rumah setelah melakukan pendataan.
"Ini sekarang dari Dinas Sosial dan BPBD masih mendata berapa jumlah ril di lapangan. Ada rencana perbaikan, dari Dinas sosial kemarin infonya begitu," imbuh Farida.
