Ular Piton 4 Meter Ditemukan Terbakar di Parepare Saat Warga Bersihkan Lahan

Ular Piton 4 Meter Ditemukan Terbakar di Parepare Saat Warga Bersihkan Lahan

Ardiansyah - detikSulsel
Rabu, 09 Sep 2026 19:35 WIB
Petugas damkar saat mengevakuasi ular piton 4 meter yang terbakar.
Petugas damkar saat mengevakuasi ular piton 4 meter yang terbakar. Foto: Istimewa
Parepare -

Seekor ular piton sepanjang 4 meter ditemukan terbakar saat warga tengah membersihkan lahan di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ular tersebut mendadak keluar dari sela-sela akar pohon lapuk yang sedang dibakar oleh pemilik lahan.

Ular itu ditemukan di Jalan Lauleng, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 08.30 Wita. Petugas Damkar yang menerima laporan penemuan ular langsung turun mengevakuasi.

"Ya tadi pagi itu. Ada ular piton 4 meter ditemukan oleh warga saat membakar akar pohon," ujar Kabid Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Parepare, Fransiskus kepada detikSulsel, Rabu (9/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fransiskus menceritakan penemuan ular itu bermula saat seorang warga berniat menumbangkan pohon tua di lahannya. Pohon yang sudah kondisi lapuk tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar.

"Awalnya itu orang tebang pohon, dia bakar ki. Ada lahannya di situ toh. Pohon sudah mau rubuh, jadi sudah lapuk ki ceritanya. Mau direbahkan supaya tidak kena orang," kata Fransiskus.

ADVERTISEMENT

Untuk melunakkan serta mempercepat tumbangnya pohon, warga memilih membakar bagian pangkal akarnya. Namun, aksi pembakaran akar tersebut justru memicu kejadian yang tidak terduga.

"Jadi solusinya, itu tadi dibakar dulu akarnya di bawah. Nah waktu dibakar, ternyata ada ular di dalam. Dia keluar," tutur Fransiskus.

Ular piton berukuran 4 meter itu mendadak merayap keluar dari dalam sarangnya. Sayangnya, kondisi ular sudah sangat lemah akibat terpapar panas api dari pembakaran.

"Tapi kan kondisi itu ular sudah sekarat kasihan. Kalau tidak ditangani secara cepat, tidak bisa bertahan lama dia, karena sudah kena panas," jelasnya.

Menurut Fransiskus, warga setempat sama sekali tidak menduga ada ular besar bersembunyi di lokasi tersebut. Keberadaan ular baru terungkap begitu asap dan panas api memenuhi rongga akar kayu.

"Tidak ada yang tahu. Nanti setelah dibakar dia punya pohon itu, dia punya akar, baru ketahuan dia keluar. Selama ini tidak ada keluhan masyarakat di situ," ungkap Fransiskus.

Pihaknya menduga ular piton tersebut sengaja bersarang di dalam lubang akar untuk menghindari cuaca ekstrem. Kondisi kemarau membuat reptil tersebut mencari tempat berlindung yang lebih adem.

"Kondisi cuaca musim kemarau ini kan dia sekarang cari tempat yang berteduh. Makanya dia rasa nyaman masuk di situ, di lubang akar kayu," jelasnya.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera mengamankan ular piton tersebut agar tidak membahayakan warga. Setelah dievakuasi, ular tersebut langsung dikembalikan ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman.

"Tadi dilepaskan sama teman untuk ke habitatnya di atas, dekat satelit," pungkasnya.



(ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads