Seorang pria yang bekerja sebagai juru parkir (jukir) terlibat cekcok dengan personel Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang melakukan penertiban parkir liar. Jukir yang mengenakan atribut Perumda (PD) Parkir Makassar Raya itu protes mobil yang diarahkannya parkir di badan jalan digembok oleh petugas.
Peristiwa itu terjadi saat personel Dishub Makassar menggelar razia parkir liar di Jalan Masjid Raya, Senin (13/7/2026). Aksi jukir yang belum diketahui identitasnya itu telah dilaporkan ke PD Parkir Makassar Raya.
"Kejadiannya di Jalan Masjid Raya, depan Toko Sumber Plastik. Jadi pada saat kita melakukan penindakan, jukir tersebut tidak terima," kata Kepala Bidang Terminal, Perparkiran, Audit dan Inspeksi (TPAI) Dishub Makassar Irwan Sampeang kepada detikSulsel, Selasa (14/7).
Irwan menyebut, jukir tersebut protes karena mobil truk yang terparkir depan toko tersebut digembok. Jukir berdalih hanya menggunakan satu lajur di jalan tersebut untuk parkir.
"Dia protes, menurut dia cuma pakai satu baris saja (untuk parkir), tapi apapun alasannya dia melanggar dengan menggunakan badan jalan," katanya.
Irwan menyebut tindakan jukir menggunakan badan jalan menciptakan kemacetan di lokasi. Pasalnya, jalan tersebut memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi.
"Karena di situ terjadi penyempitan, sementara di jalan itu volume kendaraan sangat tinggi," kata Irwan.
Pihaknya menyesalkan tindakan tersebut terus berulang meski sudah dilakukan edukasi. Bahkan personel Dishub Makassar juga telah melakukan penindakan di lokasi tersebut.
"Sudah berulang kali edukasi, sebelumnya kita juga sudah tindaki, masih begitu lagi. Jadi kemarin tetap kita gembok dan langsung ditilang," ujarnya.
Irwan menduga jukir tersebut nekat menggunakan badan jalan demi meraup setoran parkir. Pihaknya memastikan telah melaporkan oknum jukir tersebut ke PD Parkir.
"Dia tahu (itu melanggar), cuma begitu lah jukir mau terima banyak. Sudah kita koordinasikan dengan PD Parkir, kebetulan memang kemarin kita turun tidak ada PD Parkir ikut, kita sudah kirimkan buktinya," jelasnya.
Dari video viral di media sosial, tampak seorang jukir mengenakan topi dan rompi bewarna kuning dengan logo PD Parkir Makassar Raya. Di dadanya tampak tergantung gambar tanda QRIS untuk pembayaran tarif parkir.
Jukir itu adu mulut dengan petugas Dishub Makassar yang melakukan penertiban. Jukir itu tidak terima mobil yang sudah diarahkannya digembok. Jukir itu terlihat berusaha mengelak meski diberitahu pelanggarannya.
Simak Video "Video: Kantor Dishub-PD Parkir Makassar Diserang OTK, Kaca Pecah"
(sar/asm)