Berita Nasional

Motif Irjen Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Yoshua Benar-benar 'Rahasia'

Tim detikNews - detikSulsel
Jumat, 12 Agu 2022 07:43 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Motif pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Yoshua belum terkuak secara utuh. Terbaru, timsus Polri menyebut tersangka Irjen Ferdy Sambo menjadi marah karena perbuatan Yoshua melukai harkat dan martabat keluarga, tapi perbuatan yang dimaksud belum dijelaskan dengan rinci.

Penjelasan soal motif pembunuhan rahasia awalnya disinggung oleh Menko Polhukam Mahfud Md. Kala itu Mahfud menilai motif pembunuhan sensitif dan mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa saja.

"Soal motif biar nanti dikonstruksi hukumnya karena itu sensitif, mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," kata Mahfud dalam jumpa pers di Kemenko Polhukam, dilansir dari detikNews, Selasa (9/8).

Kendati demikian, Mahfud menyerahkan sepenuhnya kepada timsus Polri. Konstruksi perkara penembakan Brigadir J masih disusun.

"Biar nanti dikonstruksi motifnya," ujar Mahfud.

Mahfud Ngaku Dapat Bocoran

Mahfud juga sempat mengklaim dirinya menerima bocoran soal motif pembunuhan Brigadir J. Namun dia tetap meminta masyarakat menunggu agar motif itu dikonstruksikan lebih dulu oleh Polri.

"Saya dapat bocoran tapi kan tidak boleh saya mengatakan yang begitu-begitu, biar dikonstruksi dulu. Dapat hal-hal yang mungkin tidak pernah muncul di publik dari Komnas HAM, dari LPSK, dari orang perorangan, dari para senior Polri, senior tentara dan sebagainya," kata Mahfud dilansir dari detikNews, Kamis (11/8).

Kemudian dilihat pula pada Kamis (11/8/2022), Mahfud menyebut soal motif pembunuhan Brigadir J adalah sesuatu yang sensitif untuk disampaikan.

"Kalau Anda ikuti jumpa pers itu, kan wartawan Tv One bertanya, 'Pak ini sudah jelas pelakunya tapi motifnya apa?'. Lalu saya bilang kalau motif biar dikonstruksikan hukumnya oleh Polri jangan tanya ke saya, karena apa, karena menurut saya ini sensitif," kata Mahfud.

Ia kemudian menjabarkan contoh sensitivitas yang dimaksud sehingga motif itu memang hanya bisa diketahui oleh orang dewasa. Sedikitnya ada tiga hal yang dibahas oleh Mahfud.

"Apa sensitifnya? Menyangkut orang dewasa. Satu, pertama katanya pelecehan, pelecehan tuh apa sih? Apakah membuka baju atau apa. Itu kan untuk orang dewasa," kata Mahfud.

"Kedua katanya perselingkuhan empat segi. Siapa yang bercinta dengan siapa, gitu kan," sambungnya.

Sementara untuk hal yang ketiga, Mahfuf menyinggung usaha perkosaan yang memicu penembakan.

"Ketiga ada yang terakhir, yang muncul karena usaha perkosaan, lalu ditembak. Itu kan sensitif," ujarnya.

Halaman berikutnya: Polri Enggan Memerinci Soal Motif..



Simak Video "Video: Kapolri Ucapkan Terima Kasih Hoegeng Awards Sudah Terlaksana 5 Tahun"


(hmw/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork